SUBANG, CLUETODAY.ID — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) menegaskan bahwa Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) akan dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus evaluasi kinerja pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang.
Penegasan tersebut disampaikan Kang Rey saat membuka secara resmi Kegiatan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026 di Lembah Ciater Resort, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Subang untuk memastikan jabatan strategis diisi oleh pejabat yang memiliki kompetensi, kemampuan berinovasi, serta komitmen kuat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Panitia Seleksi Uji Kompetensi, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan berlangsung sejak 21 Mei hingga 1 Juli 2026. Sebanyak 18 pejabat mengikuti Uji Kompetensi, sementara dua pejabat mengikuti Evaluasi Kinerja.
Panitia seleksi terdiri atas unsur pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akademisi, dan profesional. Tim seleksi dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni dengan anggota di antaranya Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. H. Dedi Supandi, Kepala BKPSDM Kabupaten Subang Dadang Darmawan, Direktur Kampus UPI Cibiru Prof. Karim Suryadi, serta Dr. Komir Bastaman.
Dalam sambutannya, Kang Rey menyampaikan bahwa Kabupaten Subang membutuhkan aparatur yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan pelayanan publik yang terus berkembang.
“Untuk mencapai hal tersebut, kita membutuhkan pejabat-pejabat yang bukan hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki inovasi, kemampuan berkolaborasi, dan komitmen yang kuat terhadap hasil kerja,” ungkapnya.
Menurut Kang Rey, Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga sarana untuk memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh figur yang mampu menjadi motor penggerak perubahan.
“Yang kita butuhkan hari ini bukan sekadar pejabat yang bekerja rutin, melainkan pemimpin yang mampu menggerakkan organisasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Kang Rey juga meminta seluruh peserta menampilkan gagasan terbaik, visi yang jelas, serta solusi konkret terhadap berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Subang.
Pada kesempatan tersebut, Kang Rey menekankan tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian dalam proses penilaian. Pertama, laporan kinerja dari bawahan masing-masing pejabat akan menjadi salah satu indikator evaluasi. Kedua, tindak lanjut terhadap setiap instruksi dan penugasan, baik formal maupun informal, akan menjadi bahan penilaian. Ketiga, respons dan penilaian masyarakat terhadap kinerja pejabat di unit kerja masing-masing turut menjadi pertimbangan.
Ia menilai proses seleksi yang objektif dan profesional menjadi langkah penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kang Rey juga menyampaikan apresiasi kepada panitia seleksi yang telah menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan akuntabel.
Melalui Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Subang berharap dapat menghasilkan rekomendasi yang tepat dalam penempatan pejabat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan kemajuan daerah di berbagai sektor.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Subang, Kepala BKPSDM Kabupaten Subang, panitia seleksi dari unsur akademisi, serta seluruh peserta Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Subang.











