Jakarta, CLUETODAY.ID — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran dua program beasiswa doktor bagi talenta riset Indonesia. Program ini ditujukan untuk meningkatkan jumlah lulusan S3 yang mampu berkontribusi pada pengembangan riset dan inovasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dua program yang dibuka yakni Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research. Keduanya dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
“Target pada 2045, kita harus bisa membentuk 4.000 SDM IPTEK dari 1 juta penduduk. Target kedua adalah 30% diantaranya berkualifikasi S3 dan Indonesia segera memiliki 200 SDM IPTEK yang masuk dalam 2% World’s Top Scientist,” ujar Titalinda Dwi Permata dari Direktorat Manajemen Talenta BRIN.
Program Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional berfokus pada empat bidang prioritas, yaitu pemanfaatan biodiversitas maju, maritim dan laut dalam, penerbangan dan antariksa, serta nuklir dan teknologi radiasi. Sementara itu, jalur Doctor by Research difokuskan pada delapan sektor strategis, meliputi kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi dan industrialisasi, pertahanan, material dan manufaktur maju, energi, serta maritim.
Syarat pendaftaran beasiswa:
– Warga Negara Indonesia (tidak termasuk CPNS, TNI, dan Polri).
– IPK minimal 3,25 dari jenjang studi sebelumnya.
– Usia maksimal 40 tahun untuk pendaftar umum dan 42 tahun bagi PNS.
– Memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris sesuai tujuan studi.
Skor minimal bahasa Inggris tujuan dalam negeri:
– TOEFL ITP: 530
– TOEFL iBT: 70
– PTE Academic: 50
– IELTS: 6,0
– Duolingo: 110
Skor minimal bahasa Inggris tujuan luar negeri:
– TOEFL iBT: 80
– PTE Academic: 58
– IELTS: 6,5
– Duolingo: 120
Pelamar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dibebaskan dari Seleksi Bakat Skolastik (SBS) dan dapat langsung mengikuti Seleksi Substansi.
Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 31 Juli 2026, sedangkan hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 30 November 2026. Program ini diharapkan dapat mencetak lebih banyak lulusan doktor yang mampu memperkuat ekosistem riset dan inovasi Indonesia.








