Kawasan Rebana Dongkrak Investasi, Helmy Yahya : Subang Jadi Magnet Utama

Picture of Redaksi

Redaksi

whatsapp image 2026 04 08 at 17.41.51

SUBANG, CLUETODAY.ID – Pengembangan Kawasan Rebana yang mencakup tujuh kabupaten/kota industry menjadi magnet investasi di kancah global. Subang menjadi daerah yang paling banyak diminati investor asing.

Dengan adanya dua Kawasan Ekonomi Khusus yaitu KEK Subang dan KEK Patimban telah menjadi dorongan bagi Subang untuk bertransformasi menjadi kota Industri.

Dalam audiensi BP Rebana dan Bupati Subang, Kepala BP Rebana, Helmy Yahya menyampaikan bahwa hal ini menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan investasi dan perluasan lapangan pekerjaan.

Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan koridor ekonomi Rebana merupakan inovasi Jawa Barat dalam membangun kawasan metropolitan berbasis perencanaan terintegrasi.

“Inovasi Jawa Barat mengelola koridor ekonomi baru telah menjadikan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi pertama di Indonesia yang memiliki badan pengelola kawasan metropolitan,” ungkap Helmy dalam audiensi di Rumah Dinas Bupati Subang, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pengembangan kawasan harus dirancang secara terstruktur.

“Perkembangan Kabupaten Subang sebagai bagian koridor ekonomi masa depan Jawa Barat harus dibangun by design, bukan melulu berkelanjutan,” jelasnya.

Helmy Yahya juga mengungkapkan tingginya minat investor terhadap Kabupaten Subang, “Dari tujuh kabupaten/kota, Subang paling banyak diminati oleh investor,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung pertumbuhan industry. Dalam hal ini, Subang perlu melakukan link and match dengan kebutuhan industri.

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kawasan Rebana melalui kolaborasi lintas sektor.

“Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mendukung dan selalu siap menyukseskan program Rebana,” tuturnya.

Kang Rey menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang terus menjaga kondusivitas wilayah guna mendorong iklim investasi yang sehat dan berdampak pada perluasan kesempatan kerja.

“Secara prinsip, kami justru berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk betul-betul menjaga kondusivitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam mendukung rantai pasok material proyek strategis nasional (PSN). Termasuk percepatan pembangunan akses jalan tol menuju Pelabuhan Patimban sebagai penguat konektivitas kawasan Rebana.

Ia juga berharap Badan Pengelola Kawasan Rebana dapat terus memfasilitasi program afirmasi peningkatan kualitas sumber daya manusia guna memenuhi kebutuhan industri, khususnya di Kabupaten Subang.

“Kita betul-betul menanti agar Rebana ini bisa secepatnya berkembang dan memberikan dampak positif terhadap Subang,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Subang turut menandatangani deklarasi bersama pengembangan Kawasan Rebana.(clue)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top