SUBANG — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Kunir resmi mencatatkan sejarah baru dalam dunia pendidikan di Kabupaten Subang. Bertempat di Balai Pertemuan Darussalam Kunir, institusi ini menyelenggarakan prosesi wisuda perdana pada Sabtu (10/01/26) di Kunir, Cipunagara.
Momen bersejarah ini mengukuhkan 60 orang lulusan yang terdiri dari 31 orang dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan 29 orang dari Program Studi Ekonomi Syariah (ES).
Wisuda tersebut menjadi tonggak awal kiprah STAI Darussalam Kunir dalam mencetak sumber daya manusia yang berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari jajaran pimpinan pondok pesantren, perwakilan Kementerian Agama RI, Kopertais Wilayah II Jawa Barat, hingga unsur Pemerintah Kabupaten Subang.
Pembina sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Kunir, Syafullah Hidayat, dalam sambutannya menekankan bahwa kelulusan ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Ilmu yang telah diraih hendaknya dipraktikkan dalam kehidupan nyata dengan niat lillahi ta’ala, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” pesan Syafullah.
Ia juga mengingatkan para wisudawan untuk senantiasa menjaga integritas dan akhlak di tengah masyarakat.
Pembina sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Kunir, Abuna KH. Syafullah Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati beserta keluarga.
Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari amanah dan tanggung jawab yang lebih besar.
“Ilmu yang telah kalian raih hendaknya dipraktikkan dalam kehidupan nyata dengan niat lillahi ta’ala, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Senat STAI Darussalam Kunir, Lutfhi Maulana. Marwah akademik dan nilai-nilai keislaman yang selama ini diajarkan ke para mahasiswa, menurutnya harus dijaga pasca lulus.
“Sebagai alumni angkatan pertama, saudara-saudara memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan serta membawa nama baik STAI Darussalam Kunir di tengah masyarakat,” kata dia.
Dukungan Pemerintah dan Institusi
Apresiasi juga datang dari Kepala Bidang Administrasi dan Kelembagaan Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Syamsudin RS, menilai wisuda perdana ini sebagai bukti keseriusan pihak kampus dalam memenuhi regulasi dan standar nasional pendidikan tinggi.
Sementara itu, Bupati Subang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Asep Nuroni, menyampaikan bahwa kehadiran lulusan STAI Darussalam Kunir diharapkan mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia di Subang yang religius dan berkarakter.
Orasi Ilmiah dan Ijazah Shalawat
Puncak acara diisi dengan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pengembangan keilmuan Islam yang moderat dan kontekstual untuk kemaslahatan umat.
Menariknya, sebagai bentuk penguatan spiritual bagi para alumni baru, Prof. Sahiron juga memberikan ijazah Shalawat Rahman kepada seluruh hadirin. Pemberian ijazah doa ini diharapkan menjadi bekal batin agar ilmu yang didapat para wisudawan membawa keberkahan dan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Dengan suksesnya wisuda perdana ini, STAI Darussalam Kunir meneguhkan eksistensinya sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di Subang yang siap mencetak generasi intelektual muslim berdaya saing global. (cmy)












1 komentar untuk “Cetak Sejarah, STAI Darussalam Kunir Subang Gelar Wisuda Perdana 60 Lulusan”
Sukses selalu STAI Darussalam Kunir