Pengusaha dan Pengelola Industri Kompak Dukung Gelaran Subang Investment Forum 2026

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

1e50b9c531978da99df26d43f0474cfe

Subang, CLUETODAY.ID — Penyelenggaraan Subang Investment Forum (SIF) 2026 mendapatkan sambutan hangat dan dukungan penuh dari para pelaku industri dan asosiasi pengusaha di Kabupaten Subang.

Acara ini dinilai memegang peranan krusial tidak hanya sebagai ajang promosi, tetapi juga sebagai wadah strategis untuk mendongkrak kepercayaan pemodal asing dan memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Subang, Agus Prabanta, memandang gelaran forum investasi ini sebagai langkah tepat untuk menjaga citra positif Subang di mata para pengusaha luar daerah.

Pengalaman dari summit di tahun-tahun sebelumnya membuktikan bahwa gaung acara investasi Subang memberikan efek domino yang luar biasa bagi pertemuan-pertemuan bisnis para pelaku usaha.

“Dari Kadin sendiri bahwa kegiatan sering kita support, kami selalu membangun bahwa Subang aman dan nyaman bagi investasi, itu yang paling penting,” tegas Agus, dalam Rakor Persiapan SIF, Rabu )

Kadin juga menyoroti potensi besar dari SIF 2026 untuk mengkoneksikan kawasan industri dengan berbagai pihak, termasuk perbankan nasional yang sudah menyatakan minatnya untuk ikut masuk ke dalam kawasan. Namun, Kadin mengingatkan agar komitmen pemberdayaan pengusaha lokal tidak berhenti di atas kertas.

“Kemitraan dengan UMKM ini jangan sampai hanya menjadi formalitas saja, tetapi harus aktualnya sehingga ikut menikmati perputaran roda ekonomi di Subang itu tercapai,” tambahnya.

Dukungan kuat juga disuarakan oleh pengelola kawasan industri, salah satunya PT Taifa Jaya Development. Perwakilan Taifa Industri, Niko, mengaku bangga melihat semangat kemajuan Subang dan menilai SIF adalah terobosan yang sangat baik untuk meyakinkan kembali investor, khususnya yang berasal dari Tiongkok dan Taiwan yang mendominasi tenant di kawasan Taifa.

“Dengan adanya SIF (Subang Investment Forum) ini pastinya pasti akan mendorong lagi investor yang akan masuk ke Subang maupun ke Taifa maupun Inti Jaya dan Surya Cipta. Investor pun akan semakin percaya,” ungkap Niko.

Niko juga memaparkan bahwa forum semacam ini sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi terkait fasilitas dan kemudahan dari pemerintah daerah yang kerap dipertanyakan oleh calon investor, seperti tax holiday dan kesiapan infrastruktur.

Guna mendukung target besar pemerintah untuk mencapai realisasi investasi Rp 19,2 triliun pada tahun 2026, Taifa terus bergerak agresif.

Kolaborasi erat antara pemerintah, Kadin, dan para pengelola kawasan industri ini menjadi fondasi penting bagi SIF 2026. Momentum ini diharapkan dapat secara nyata melahirkan solusi dari tantangan yang dihadapi sektor industri serta membuka peluang sebesar-besarnya bagi kemitraan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.

“Mudah-mudahan ini kami memberikan sumbangsih untuk Kabupaten Subang,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top