Bupati Subang Sebut Nasib PPPK Masih Aman, Meski Anggaran ‘Engap’

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

whatsapp image 2026 07 23 at 20.40.03

SUBANG, CLUETODAY.ID — Di tengah kondisi fiskal yang serba terbatas dan efisiensi anggaran daerah, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., memastikan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Subang tetap terjamin aman. Tidak akan ada pemangkasan atau pengurangan seperti yang dialami beberapa daerah lain.

Kepastian tersebut disampaikan Kang Rey usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang dengan agenda Penetapan KUA-PPAS Kabupaten Subang Tahun 2027 pada Kamis (23/07/2026) di Gedung DPRD Kabupaten Subang, yang turut didampingi Sekretaris Daerah H. Asep Nuroni. Skema anggaran yang tertuang dalam KUA-PPAS Kabupaten Subang Tahun 2027 ini tetap menjaga alokasi belanja pegawai. Kang Rey menjamin nasib PPPK di Kabupaten Subang berada di posisi aman.

“PPPK, Insha Allah, di kita masih aman. (Apalagi) Kalau ada tambahan dari pusat, kita pasti akan lebih leluasa” pungkas Kang Rey.

Guna menjaga kestabilan anggaran daerah yang ketat, Kang Rey menuturkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang masih menerapkan skema anggaran realistis seperti tahun sebelumnya.

“Kita masih menggunakan angka tahun lalu dengan pemotongan 360 Milyar. Mudah-mudahan Pemerintah Pusat ada kebijakan untuk mengembalikan lagi dana transfer pusat, namun sampai hari ini kita masih menggunakan skema yang sama dengan tahun lalu” ungkapnya.

Terkait peluang adanya tambahan dana transfer daerah dari pusat, Kang Rey mengaku tidak ingin memprediksi lantaran dinamisnya kebijakan dari Pemerintah Pusat.

“Urusan dana dari pusat Saya tidak bisa berkomentar dan memprediksi karena kebijakan pusat sangat dinamis” ungkapnya.

Kendati anggaran terbilang engap akibat efisiensi, langkah penggunaan skema yang sama dipilih untuk menjaga kesehatan APBD serta mencegah munculnya beban utang daerah.

“Kita rasional aja, kita pakai anggaran seperti tahun lalu terlepas nanti di tahun depan ada tambahan dari berbagai sumber, untuk rasionalisasi dan mengindari tunda bayar dan defisit” jelasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top