Usung Tema ‘Ngabrett’, Bupati Subang Ajak Warga Perkuat Sinergi Pasca-Ramadan

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

b841bf2e 5f1f 465a 8fe4 5490475ba129

SUBANG, CLUETODAY.ID — Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, yang akrab disapa Kang Rey, menyampaikan pesan mendalam dalam momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Al-Musabaqoh, Sabtu (21/03/26).

Dia menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan kemenangan usai berpuasa, melainkan titik awal untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah berbasis nilai-nilai religius.

Dalam sambutannya, Rey menegaskan bahwa nilai-nilai kebaikan yang telah ditempa selama bulan suci Ramadan harus menjadi bekal fundamental dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut adalah energi utama bagi kemajuan Kabupaten Subang. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Subang mengusung tema strategis: “Ngawangun Bareng Rakyat dengan Iman dan Taqwa Menuju Kabupaten Subang yang Religius.”

Rey menjelaskan bahwa tema ini merupakan refleksi bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendirian dalam membangun daerah.

“Pembangunan Kabupaten Subang memerlukan peran serta seluruh elemen masyarakat. Semuanya harus berlandaskan iman, takwa, serta semangat gotong royong,” tutur Kang Rey.

Bupati juga memaparkan catatan positif kinerja pemerintah daerah. Sepanjang tahun 2025 hingga 2026, Kabupaten Subang sukses memboyong berbagai penghargaan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Prestasi ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa tata kelola pemerintahan berjalan di jalur yang tepat dan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Namun, Kang Rey mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir. Fokus utama pemerintah tetap pada realisasi aspirasi masyarakat secara langsung untuk memahami kebutuhan warga di lapangan.

Berbagai program yang dijalankan saat ini merupakan bagian dari ikhtiar kolektif untuk mewujudkan visi besar daerah.

“Kita terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat guna mewujudkan visi Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif dalam bingkai karya nyata pembangunan berkelanjutan,” tambahnya. (adv)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top