Wabup Subang: Ekspor Kopi jadi Simbol Kemajuan Perkebunan Subang

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

img 20260118 wa0012 scaled

SUBANG, CLUETODAY.ID–Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah terus melakukan ekspor kopi ke pasar mancanegara. Koperasi yang berdiri sejak tahun 2016, telah memiliki lisensi ekspor sejak 2020 dan secara aktif ekspor ke Cina, Amerika Serikat, Mesir, Taiwan, Vietnam, dan kini kembali melakukan ekspor ke Aljazair.

Hal ini diungkapkan Ketua Koperasi Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Miftahudin Shaf, S.H., dalam laporannya pada kegiatan pelepasan ekspor kopi menuju Aljazair sebanyak 96 ton.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB), Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (17/01/26). Turut dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, dan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Ferry Juliantono.

“Saat ini, sekitar 90 persen produksi koperasi ditujukan untuk pasar ekspor, sementara 10 persen diserap pasar dalam negeri. Market ekspor saat ini sudah memiliki kontrak dengan perusahaan Qatar, dan hari ini kami mengirim sebanyak 96 ton kopi menuju Negara Aljazair,” ungkapnya.

Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan anggota, Koperasi GLB menerapkan skema penguasaan lahan seluas dua hektare per anggota agar tercapai skala ekonomi yang optimal. Dengan skema tersebut, setiap anggota ditargetkan memperoleh pendapatan hingga Rp150 juta per tahun.

“Insya Allah anggota bisa mendapatkan penghasilan Rp150 juta per tahun, itu sudah standar kesejahteraan nasional,” tambahnya.

Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia atas komitmen dalam mendorong koperasi naik kelas dan mampu bersaing di pasar internasional.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa koperasi mampu menjadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing global,” ujarnya.

Menurut Kang Akur, ekspor kopi sebanyak lima kontainer atau 96 ton tersebut merupakan capaian yang membanggakan bagi Kabupaten Subang karena lahir dari kerja keras petani, pengelola koperasi, serta sinergi lintas sektor.

“Ekspor hari ini menjadi simbol kemajuan sektor perdagangan dan pertanian di Kabupaten Subang,” tuturnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, lanjut Kang Akur, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan koperasi dan UMKM melalui peningkatan kualitas produksi, perluasan akses pasar, serta penguatan kelembagaan.

“Ekspor kopi ini menjadi awal keberlanjutan ekspor komoditas unggulan Subang dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani dan anggota koperasi,” harapnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top