BANDUNG, CLUETODAY.ID — Manajemen Persib Bandung berencana melakukan peremajaan total lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) guna meningkatkan kualitas fasilitas pertandingan. Proyek tersebut mencakup penggantian seluruh rumput lapangan dan penambahan media tanam baru agar kondisi lapangan lebih optimal untuk kompetisi musim mendatang.
Deputy CEO Persib, Adhitia Putra Herawan, mengatakan proses renovasi saat ini tengah memasuki tahap persiapan. Persib telah berkomunikasi dengan sejumlah calon vendor, bahkan beberapa di antaranya telah melakukan survei langsung ke GBLA untuk meninjau kebutuhan teknis pekerjaan.
Menurut Adhitia, tantangan utama dalam proyek tersebut adalah waktu pengerjaan. Berbeda dengan sejumlah stadion di Eropa yang dapat melakukan pergantian rumput secara instan, proses serupa belum bisa diterapkan di Indonesia.
Karena itu, Persib menargetkan penggantian total rumput lapangan dengan kualitas yang lebih baik, sekaligus menambahkan lapisan pasir setebal sekitar 30 sentimeter sebagai media tanam baru. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas permukaan lapangan serta mendukung pertumbuhan rumput yang lebih maksimal.
Namun, proses peremajaan diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak singkat. Manajemen memperkirakan seluruh pekerjaan akan memakan waktu antara 2,5 hingga 4 bulan hingga lapangan siap digunakan kembali.
Situasi ini menjadi perhatian karena Persib dijadwalkan menjalani laga playoff ACL 2 menghadapi Manila Digger pada 12 Agustus 2026 di kandang sendiri.
Untuk mengantisipasi benturan jadwal dengan proses renovasi, Persib tengah menyiapkan sejumlah opsi, termasuk kemungkinan menggunakan stadion alternatif sementara waktu. Langkah tersebut dilakukan agar agenda pertandingan internasional tetap berjalan tanpa mengganggu proyek perbaikan lapangan GBLA.
Peremajaan total ini menjadi bagian dari upaya Persib meningkatkan standar fasilitas stadion, terutama setelah klub kembali tampil di kompetisi Asia dan membutuhkan lapangan dengan kualitas yang memenuhi standar pertandingan internasional.










