Madrasah Rumi di Kasomalang, Ajak Pemuda “Kenali Diri, Kenali Tuhan”

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

img 20260314 002052

SUBANG, CLUETODAY.ID–Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, Gedong Sinder Creative Center Kasomalang menggelar kegiatan “Madrasah Rumi” sebagai bagian dari rangkaian Kampung Ramadan pada Jumat (13/03/26).

Acara yang menghadirkan Guru Besar Filsafat UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. KH. Bambang Qomaruzzaman, M.Ag., ini sukses menyedot perhatian berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung di Gedong Sinder, Kasomalang, ini bertujuan untuk membasuh dahaga mentalitas dan spiritualitas pemuda setempat.

Suasana khidmat nan meriah menyelimuti lokasi acara, terlebih saat narasumber yang akrab disapa Prof. BQ menyampaikan materi filsafat dengan gaya yang sederhana dan mudah dipahami.

Dalam ceramahnya, Prof. BQ menekankan pentingnya refleksi personal dalam beragama. “Cintailah diri, untuk mengenal Tuhan,” tuturnya di hadapan ratusan jemaah yang hadir.

Acara ini tidak sekadar menjadi majelis ilmu konvensional. Panitia menyajikan perpaduan seni lewat pertunjukan musikalisasi puisi yang memukau.

Grup musik Senar Gedong tampil sebagai pengiring, disusul oleh penampilan Yayan Kato and friends yang berhasil mengajak hadirin larut dalam kontemplasi mendalam melalui bait-bait puisi yang menyayat hati.

Kemeriahan memuncak di penghujung acara saat Anggota DPRD Subang, Ahmad Buhori,  membacakan puisi penutup yang disambut riuh tepuk tangan penonton.

Pantauan di lokasi, hadir berbagai kalangan mulai dari pemuda Karang Taruna, perwakilan pemerintah setempat, alumni UIN SGD Bandung, hingga mahasiswa STAI Al Badar Cipulus Purwakarta.

Pengelola Gedong Sinder Creative Center, Deny Oddo, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial belaka.

Kesuksesan Madrasah Rumi ini didukung oleh berbagai mitra strategis, di antaranya Desa Wisata Kasomalang Kulon, BUMDes Sauyunan, DKR Kwaran Kasomalang, Aqua, Coklat Kita, dan Multimedia Gedong Sinder.

“Ke depan, acara ini diharapkan bisa menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Tidak hanya sekali, tetapi terus digelar agar kekeringan mentalitas dan spiritualitas pemuda di Kasomalang bisa terus tumbuh berkembang menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top