JAKARTA, CLUETODAY.ID — Kesempatan untuk mencari informasi kuliah dan beasiswa di Eropa hadir melalui European Higher Education Fair (EHEF) ke-18 tahun 2026.
Sebanyak 90 institusi pendidikan tinggi dari 14 negara anggota Uni Eropa berpartisipasi dalam pameran yang memberikan akses informasi langsung mengenai program studi dan peluang akademik di berbagai negara Eropa.
Diselenggarakan oleh Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, EHEF 2026 menyasar pelajar, orang tua, mahasiswa, hingga kalangan akademisi. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai pilihan universitas, program studi, beasiswa, prosedur penerimaan mahasiswa, kehidupan kampus, serta kesempatan mobilitas internasional.
Rangkaian kegiatan EHEF 2026 dimulai di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Rabu (04/11/26).
Setelah itu, pameran berlanjut ke Jakarta pada 7–8 November 2026 di Catur Dharma Hall, Menara Astra.
Kuasa Usaha ad interim Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Marco Bonetti, mengatakan EHEF menjadi kesempatan bagi pelajar dan orang tua untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan institusi pendidikan tinggi Eropa.
“Melalui EHEF, pelajar dan orang tua akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan universitas-universitas Eropa, konselor pendidikan, dan perwakilan diplomatik. Mereka akan dapat memperoleh informasi tentang beragam program pendidikan tinggi berkualitas di Eropa, termasuk informasi mengenai universitas, program studi, beasiswa, proses penerimaan, kehidupan mahasiswa, dan mobilitas internasional,” ujar Marco Bonetti.
Menurutnya, pengalaman menempuh pendidikan di Eropa tidak hanya memberikan kualifikasi akademik, tetapi juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kemampuan lintas budaya.
“Menempuh pendidikan di Eropa menawarkan lebih dari sekadar kualifikasi akademik. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memperluas wawasan, mengenal beragam budaya, serta mengembangkan keterampilan yang bernilai bagi masa depan mereka,” tambah Marco.
Selain sebagai ajang informasi pendidikan, EHEF 2026 juga menyoroti peran pendidikan tinggi dalam strategi Global Gateway Uni Eropa. Strategi tersebut bertujuan menghubungkan masyarakat dan negara melalui pembangunan infrastruktur berkualitas, termasuk penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Melalui pendidikan tinggi, Uni Eropa mendorong generasi muda untuk memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kapasitas inovasi yang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan dunia, khususnya pada sektor ekonomi hijau dan transformasi digital.
Pameran EHEF 2026 terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Masyarakat yang berminat mengunjungi pameran di Jakarta pada 7–8 November dapat melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui laman resmi virtual.ehef.id.
“Pengalaman ini juga membangun hubungan jangka panjang antarmasyarakat dan turut memperkuat kemitraan antara Indonesia dan Uni Eropa,” pungkasnya.




