SUBANG, CLUETODAY.ID —- Lima mahasiswi Politeknik Negeri Subang (POLSUB) mengembangkan PINEA-MOOD, inovasi yogurt probiotik berbahan nanas yang dirancang sebagai camilan sehat sekaligus sarana edukasi tentang hubungan kesehatan pencernaan dan kesejahteraan psikologis.
Produk ini dikembangkan untuk merespons persoalan stres dan kecemasan yang kerap dialami mahasiswa akibat tuntutan akademik, aktivitas organisasi, hingga dinamika kehidupan sehari-hari.
Tim pengembang PINEA-MOOD terdiri atas Windi Tri Hapsari sebagai ketua, bersama Ana Falerian, Dwi Andini, Mutiara Tri Delya, dan Syahira Ramadhani. Kelimanya merupakan mahasiswi semester tiga Jurusan Kesehatan POLSUB di bawah bimbingan dosen Habsyah Saparidah Agustina.
Windi menjelaskan, gagasan PINEA-MOOD berangkat dari pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental secara bersamaan. Timnya kemudian memadukan yogurt yang mengandung bakteri probiotik dengan buah nanas yang memiliki kandungan vitamin C dan zat gizi lainnya.
“Kami melihat perlunya pendekatan yang praktis dan mudah diterapkan dalam keseharian untuk mendukung pengelolaan stres serta ansietas, khususnya bagi mahasiswa. Dari sana, kami mengombinasikan yogurt yang mengandung bakteri probiotik dengan buah nanas yang kaya vitamin C serta zat gizi penting menjadi produk pangan bernilai tambah,” ujar Windi.
Mengangkat Konsep Psikobiotik dan Mindful Eating
PINEA-MOOD dikembangkan dengan mengangkat konsep psikobiotik, yakni kajian mengenai peran mikroorganisme di saluran pencernaan dan kaitannya dengan kesehatan mental melalui komunikasi antara usus dan otak atau gut-brain axis.
Meski demikian, tim pengembang menegaskan bahwa potensi manfaat yogurt probiotik untuk mendukung pengelolaan stres dan kecemasan tetap bergantung pada jenis mikroorganisme, komposisi produk, serta bukti penelitian yang mendasarinya.
“Konsep psikobiotik mengkaji bagaimana mikroorganisme baik bagi tubuh berinteraksi dengan kesehatan mental melalui komunikasi antara usus dan otak. Tentu dalam penerapannya, manfaat yogurt probiotik sebagai pendukung pengelolaan stres dan ansietas tetap bergantung pada jenis mikroorganisme, komposisi produk, serta bukti penelitian yang mendasarinya,” ungkap Windi.
Selain mengandalkan perpaduan yogurt dan nanas, PINEA-MOOD membawa pendekatan mindful eating atau kebiasaan makan dengan kesadaran penuh. Pendekatan ini mengajak konsumen memperhatikan rasa, aroma, tekstur, serta respons tubuh ketika mengonsumsi makanan.
Dosen pembimbing tim, Habsyah Saparidah Agustina, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat dan menjadi bagian dari upaya mengelola stres dalam keseharian.
“Produk ini dikembangkan dengan pendekatan mindful eating, yakni membangun kebiasaan makan secara sadar dengan memperhatikan cita rasa, aroma, tekstur, serta respons tubuh saat mengonsumsi makanan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola makan yang sehat sekaligus menjadi bagian dari upaya mengelola stres dan ansietas,” jelas Habsyah.
Untuk menjaga kualitas produk, tim PINEA-MOOD menerapkan sejumlah tahapan pengendalian selama proses produksi. Tahapan tersebut meliputi pemilihan bahan baku nanas dan susu, pengolahan secara higienis, pengujian konsistensi rasa dan tekstur, serta pengaturan suhu penyimpanan agar bakteri probiotik tetap terjaga.
“Melalui PINEA-MOOD, kami berharap dapat menghadirkan alternatif camilan praktis yang meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan pencernaan dan pengelolaan stres sehari-hari, sekaligus memberikan nilai tambah pada olahan nanas serta membuka peluang usaha baru di bidang pangan sehat,” tutup Windi.




