Bukan Sekedar Diselamatkan, Hutan Jawa Perlu Dikelola Secara Adil dan Lestari

Picture of Redaksi

Redaksi

whatsapp image 2026 02 11 at 15.08.13

Oleh : Arya Udayana Maulana
Profesi : Mahasiswa

BANDUNG, CLUETODAY.ID – Ditengah meningkatnya ancaman bencana Ekologis di Jawa Barat, Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut) Jaleuleu berkolaborasi dengan Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) Jawa Barat mengadakan gerakan penanaman pada Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) untuk merehabilitasi hutan dan lahan di Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

KHDPK merupakan kawasan hutan negara yang tidak lagi dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara Bidang Kehutanan (Perhutani). Sebagian dari kawasan hutan negara tersebut menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam perlindungan dan pemulihan hutan.

Dalam konteks krisis iklim dan meningkatnya resiko bencana ekologis di Jawa Barat, pengelolaan KHDPK menjadi langkah strategis untuk memastikan hutan tetap lestari sekaligus memberi kesempatan untuk masyarakat sekitar hutan dalam menggali potensi ekonomi di wilayah hutan secara berkelanjutan.

Gerakan Penanaman ini dihadiri oleh Kepala Desa Cisondari, Camat Pasirjambu beserta jajarannya, Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI), Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V, Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Sugih Mukti, Gapoktanhut Koleha, KTH) Sasaka Patengan, dan Gapoktanhut Alamendah.

Kegiatan Gerakan penanaman pohon ini mendapatkan Sertifikat Apresiasi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat karena telah berpartisipasi aktif dalam gerakan Leuweung Hejo untuk Kelestarian Hutan dan Lingkungan Hidup di Jawa Barat melalui kontribusi nyata dalam aksi Penanaman Pohon dengan kategori komunitas sebanyak 3.068 bibit pohon, dengan tema acara “Perhutanan Sosial yang Adil dan Lestari : Menjaga Hutan, Merawat Kehidupan”.

“Penanaman ini menjadi manifestasi semangat Anggota Gapoktanhut Jaleuleu dalam merawat dan menjaga hutan agar tetap hijau dan lestari. Nilai tersebut selaras dengan filosofi nama Jaleuleu, yang berarti “Jaga Leuweung-Leuweung”, sebagai pesan moral untuk terus melestarikan hutan secara berkelanjutan,” Tutur Ketua Gapoktanhut Jaleuleu Ayi Sobari.

Gerakan penanaman pohon dalam kerangka perhutanan sosial tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas rehabilitasi lahan, tetapi sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga fungsi ekologis hutan, memperkuat ketahanan wilayah, serta mengurangi risiko bencana secara berkelanjutan.

Keberadaan greenbelt ekologi di wilayah perhutanan sosial diharapkan mampu memperbaiki daya dukung lingkungan, meningkatkan kemampuan kawasan dalam menahan limpasan air, mengurangi erosi dan longsor, serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Melalui keterlibatan aktif kelompok perhutanan sosial bersama instansi terkait, aparat kewilayahan, dan unsur penanggulangan bencana, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesadaran bersama bahwa perlindungan hutan adalah bagian integral dari upaya mitigasi bencana.

Dengan demikian, perhutanan sosial tidak hanya berkontribusi pada kelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi pondasi penting dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan wilayah kehidupan masyarakat.

“Isu hutan jawa bukan soal ‘numpang selamat’, menjaga Hutan tetap hijau dan lestari itu adalah tugas kita semua, tetapi selain Kelestarian Hutan perlu juga kita melihat Kesejahteraan Masyarakat di Sekitar Hutan yang selama ini menjadi Jantung dalam menjaga hutan kita tetap hijau dan lestari, maka dari itu sebelum menuju Kelestarian mesti ada kata Adil, karena tanpa pengelolaan Hutan yang Adil, kita tidak akan pernah mencapai kata Lestari, semangat dari Tema Acara kali ini adalah Perhutanan Sosial yang Adil dan Lestari, jadi harus Adil dulu untuk mencapai kata Lestari,” Tutur Dedi Junaedi Ketua Badan Pengurus Provinsi Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia Jawa Barat (BPP AP2SI Jabar).(Clue)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top