Bapperida Subang Gelar Uji Publik Naskah Akademik Hari Jadi Subang

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

img 20260803 wa0054

SUBANG, CLUETODAY.ID — Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Subang menggelar Seminar Uji Publik Naskah Akademik Sejarah dan Hari Jadi Subang pada Senin (03/08/26) di Aula Oman Syahroni, Kantor Bupati Subang.

Kegiatan yang dihadiri oleh 145 peserta dari berbagai elemen masyarakat ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si.

Mewakili Kepala Bapperida Kabupaten Subang, Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum, Dadang Kurnianudin, menyampaikan laporannya, riset penulisan ulang sejarah ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Bapperida Subang dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad).

Ia menjelaskan bahwa riset tersebut mengacu pada berbagai sumber valid untuk merumuskan akar sejarah daerah yang kuat.

“Satu pijakan sejarah bagi Kabupaten Subang yang telah melalui berbagai proses mulai dari naskah kuno hingga ingatan kolektif yanh ada di masyarakat” ungkapnya.

Hasil akhir dari proyek penulisan sejarah yang digagas Bapperida dan Unpad ini nantinya tidak hanya berhenti pada naskah akademis, tetapi juga akan diwujudkan dalam bentuk buku sejarah resmi serta video dokumenter yang bakal diintegrasikan langsung di Museum Subang.

Dalam sambutan pembukanya mewakili Bupati Subang, Sekda Subang Asep Nuroni memberikan apresiasi tinggi atas ikhtiar Bapperida dan tim peneliti. Mengutip pesan Jas Merah, Kang Asep menegaskan pentingnya menghargai akar sejarah.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Subang sangat mendukung kegiatan ini karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati sejarah” jelasnya.

Menurutnya, sejarah bukan sekadar catatan masa lalu yang berdebu, melainkan fondasi kultural dan sosiologis yang sangat menentukan fondasi masa depan daerah.

“Sejarah tidak hanya catatan masa lalu namun pondasi identitas kultural dan sosiologis masyarakat dan nilai luhur budaya harus dikembangkan” tuturnya.

Ia menambahkan, perumusan sejarah yang presisi akan menjadi petunjuk arah bagi pembangunan Subang ke depan.

“Kompas yang memberikan arah untuk melangkah ke masa dan merupakan bagian tak terpisahkan ikhtiar mewujudkan Subang unggul, maju, dan kompteitif dalam bingkai karya nyata pembangunan berkelanjutan, menuju masyarakat yang adil, sejahtera, demokratis, dan religius” paparnya.

Oleh karena itu, keterlibatan publik melalui seminar ini dianggap sangat menentukan keabsahan dan keutuhan narasi sejarah yang disusun.

“Uji publik penting agar setiap masukan dan bukti sejarah dapat memperkaya hasil penelitian sehingga melahirkan narasi sejarah yang lebih utuh dan objektif maka Saya harapkan kritik yang konstruktif dati seluruh masyarakat” tutup Kang Asep Nuroni.

Sesi uji publik naskah akademik dipimpin langsung oleh ketua tim peneliti Unpad, Prof. Dr. Nina Herlina, MS., dengan menghadirkan tiga narasumber ahli di bidangnya: Dr. Hernadi Affandi, S.H., LL.M. (Ahli Hukum) Ade Makmur Kartawinata, Ph.D. (Antropolog), Anggi A. Junaedi, M.Hum. (Sejarawan).

Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Beni Rudiono, Ketua TP2D Kabupaten Subang, para Kepala Perangkat Daerah, jajaran LVRI, serta para sejarawan dan budayawan lokal yang aktif memberikan masukan demi menyempurnakan penulisan sejarah Kabupaten Subang.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top