Anggota DPR Jamie Raskin Desak Lakukan Tes Demensia Hingga Ajukan Pemakzulan Donald Trump

Picture of Redaksi

Redaksi

JAKARTA, CLUETODAY.ID – Anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Demokrat menyoroti dugaan penurunan kognitif Presiden Donald Trump yang dinilai berpotensi memengaruhi kepemimpinannya. Sorotan tersebut bahkan memicu dorongan pemakzulan di tengah kontroversi pernyataannya terkait konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Anggota DPR Jamie Raskin menjadi salah satu pihak yang paling vokal dalam isu ini dengan meminta dokter Gedung Putih melakukan tes kognitif terhadap Trump. Raskin menilai pernyataan Trump dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan perilaku yang mengkhawatirkan.

“Dalam beberapa hari terakhir, negara ini telah menyaksikan pernyataan dan ledakan emosi Presiden Trump di depan publik yang semakin tidak koheren, mudah berubah, kasar, tidak masuk akal, dan mengancam,” tulis Raskin dalam suratnya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (12/4/2026).

Isu tersebut kemudian memunculkan pertanyaan publik mengenai demensia sebagai salah satu kemungkinan penyebab penurunan fungsi kognitif.

Berdasarkan penjelasan dari World Health Organization (WHO), demensia merupakan sindrom yang ditandai dengan penurunan fungsi kognitif seperti daya ingat, kemampuan berpikir, orientasi, pemahaman, hingga kemampuan berbahasa. Kondisi ini umumnya bersifat kronis atau progresif dan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari penderitanya.

Demensia bukan bagian normal dari proses penuaan, melainkan kondisi medis yang dapat disebabkan oleh berbagai penyakit yang merusak sel-sel otak.

Oleh karena itu, isu kesehatan kognitif pemimpin negara menjadi perhatian serius karena berpotensi berdampak pada pengambilan keputusan strategis.(clue)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top