Jakarta, CLUETODAY.ID — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7/2026) sore. Pelantikan tersebut sekaligus menandai pergantian kepemimpinan di BGN setelah Nanik S Deyang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Pengangkatan Sudaryono ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78B Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Dalam prosesi pelantikan di Istana Kepresidenan Jakarta, Sudaryono mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segara peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Prabowo diikuti oleh Sudaryono di Istana, Jakarta, Rabu.
“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” sambungnya.
Sudaryono lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Politikus Partai Gerindra itu saat ini juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah.
Dalam berbagai kesempatan, Sudaryono menceritakan dirinya berasal dari keluarga petani di Dukuh Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Sebagai anak tunggal, ia mengaku terbiasa membantu kedua orang tuanya sejak kecil, termasuk memanggul jerami dari sawah untuk pakan ternak.
Sebelum berkiprah di pemerintahan, Sudaryono memulai karier profesional sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy pada 2014. Empat tahun kemudian, ia dipercaya menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Garuda TV.
Karier politiknya dimulai saat menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto ketika menjabat Ketua Umum Partai Gerindra. Pengalaman tersebut membawanya dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra pada 2020, sebelum kemudian memimpin DPD Partai Gerindra Jawa Tengah dan mengemban berbagai penugasan di pemerintahan.
Selain aktif di dunia politik, Sudaryono juga memegang sejumlah jabatan organisasi. Sejak 2021, ia menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera).











