JICA dan Pemkab Subang Matangkan Pengembangan Rebana, Patimban Disiapkan Jadi Hub Logistik Global

Picture of Redaksi

Redaksi

SUBANG, Cluetoday.id – Pemerintah Kabupaten Subang melalui BP4D menerima kunjungan Tim Ahli Japan International Cooperation Agency (JICA) sebagai tindak lanjut hasil rapat Badan Konsultatif Proyek Pengembangan Kawasan Rebana yang terintegrasi dengan Pelabuhan Internasional Patimban.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam percepatan pembangunan Kawasan Rebana, khususnya di Kabupaten Subang yang menjadi salah satu wilayah strategis dalam pengembangan kawasan ekonomi baru di Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah program prioritas dibahas, mulai dari penguatan infrastruktur transportasi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan aspek lingkungan.

Bagi Subang, posisi strategis tersebut semakin diperkuat dengan keberadaan Pelabuhan Patimban yang dirancang sebagai gerbang logistik dan ekspor utama Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas SDM hingga pematangan mitigasi di kawasan pelabuhan.

“Kami mengusulkan bahwa konektivitas antar kawasan harus bagus, kualitas SDMnya, Pengendalian Banjir, Pengolahan sampah dan limbah, sumber air bersih sama sistem angkutan,” kata Iwan Syahrul Anwar, Kepala BP4D Subang.

Saat ini Subang menjadi salah satu magnet investasi di Kawasan Rebana. Pada 2025, realisasi investasi di Kabupaten Subang tercatat mencapai Rp18,2 triliun.

Didukung Pelabuhan Patimban, kawasan industri baru, serta konektivitas menuju BIJB Kertajati dan jaringan tol nasional, Subang diproyeksikan menjadi pusat industri, logistik, dan manufaktur berorientasi ekspor di masa depan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Subang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Pusat, dan JICA, pembangunan Kawasan Rebana diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah di tingkat nasional maupun global.(clue)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top