SUBANG, CLUETODAY.ID — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Subang menggelar program sosial berupa pembagian 8 sapi dan ribuan paket sembako untuk warga.
Ketua DPD Golkar Kabupaten Subang, Hj. Elita Budiati, menjelaskan bahwa pada Iduladha tahun ini, pihaknya mempersiapkan 8 ekor sapi berkualitas prima.
Seluruh daging kurban tersebut dipastikan didistribusikan secara terarah dan tepat sasaran.
“Alhamdulillah untuk tahun 2026 ini, DPD Golkar memotong 8 ekor sapi,” ujarnya usai penyerahan daging kurban dan sembako ke awak media, Kamis (28/5/2026) di Kantor DPD Partai Golkar Subang.
Elita menambahkan bahwa penerima manfaat dari aksi sosial ini mencakup elemen masyarakat yang luas dan berlapis. Mulai dari internal partai hingga kelompok masyarakat yang sehari-hari bekerja di jalanan.
“Itu kita sebarkan ke struktur partai sudah jelas, pasti. Kemudian masyarakat sekitar kantor, masyarakat sekitar rumah dinas Bupati, kepada para petugas kebersihan, kepada para tukang becak, kepada dhuafa, dan kepada masyarakat atau anak-anak yayasan yatim,” tuturnya.
Selain pemotongan sapi di pusat kegiatan kantor DPD, Golkar Subang juga menerapkan sistem ‘jemput bola’ untuk penyaluran hewan kurban lainnya.
Sebanyak 5 ekor kambing didistribusikan langsung secara utuh ke beberapa yayasan yatim piatu di wilayah Kabupaten Subang.
“Kambingnya 5, tapi kita tidak sembelih di sini. Kita drop langsung ke beberapa yayasan yatim piatu, satu yayasan satu kambing,” tambah Elita.
DPD Golkar Subang membagikan 1.000 paket sembako gratis. Paket ini dibagikan bersamaan dengan momen pembagian daging kepada para petugas kebersihan, tukang becak, dan warga di sekitar kantor DPD.
Bagi Golkar, Iduladha adalah momentum menyempurnakan paket bantuan pangan bagi warga yang membutuhkan, di mana karbohidrat dan kebutuhan pokok lainnya dari sembako berpadu dengan protein dari daging kurban.
“Intinya adalah berbagi. Kalau Idulfitri Golkar juga berbagi, tetapi khusus Idulkurban tentu identik dengan pembagian daging kurban. Namun Golkar berbeda, karena selain daging kurban kami juga memberikan paket sembako,” jelasnya.
Melalui aksi konkret ini, Elita berharap esensi dari Hari Raya Kurban tidak menyusut sebatas ritual tahunan. Baginya, politik kedekatan dengan rakyat harus termanifestasi dalam kepekaan sosial yang terus dirawat.
“Makna kurban dari tahun ke tahun tetap sama, yaitu bagaimana kita memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan memahami arti pengorbanan dalam kehidupan sosial,” pungkasnya.











