Gempa M 4,0 Guncang Pangandaran, Tak Berpotensi Tsunami

Picture of Redaksi

Redaksi

CLUETODAY.ID, Pangandaran – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 terjadi di Kabupaten Pangandaran pada Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 02.06 WIB. Titik gempa berada pada koordinat 8,25 LS dan 108,25 BT, atau sekitar 66 kilometer barat daya Pangandaran, Jawa Barat, dengan kedalaman 29 kilometer.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi, menyampaikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga saat ini, pihaknya juga belum menerima laporan kerusakan rumah warga di wilayah Tasikmalaya.

Ia menjelaskan, relawan BPBD masih melakukan pengecekan di sejumlah wilayah yang merasakan getaran, seperti Manonjaya, Singaparna, Cikatomas, dan Sukarame.

“Relawan BPBD di beberapa lokasi tengah melakukan cek rumah pasca-gempa bumi di Kabupaten Pangandaran yang dirasakan oleh masyarakat Manonjaya, Singaparna, Cikatomas dan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. Karena, lokasi terpusat di Kabupaten Pangandaran getaranya terasa hingga Garut tapi untuk gelombang laut di Cipatujah tetap normal,” paparnya dikutip dari metrotvnews.com.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi.

Laporan masyarakat menyebutkan bahwa getaran dirasakan di beberapa wilayah, antara lain Kecamatan Manonjaya, Singaparna, Cikatomas, dan Sukarame di Kabupaten Tasikmalaya; Kecamatan Cimaragas, Banjaranyar, dan Banjarsari di Kabupaten Ciamis; Kecamatan Banjarwangi di Kabupaten Garut; serta wilayah Pangandaran. Intensitas gempa berada pada skala II–III MMI, di mana getaran terasa jelas di dalam rumah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top