SUBANG, CLUETODAY.ID – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Cabang Subang tengah mematangkan persiapan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026.
Dalam penyaluran kali ini, sebanyak 268.580 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Subang dijadwalkan menerima bantuan komoditas pokok dalam waktu dekat.
Pimpinan Cabang Bulog Subang, Laswenri, menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan alokasi ganda untuk dua bulan sekaligus.
“Setiap bulannya dialokasikan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Karena ini untuk alokasi Februari dan Maret, maka total yang diterima masyarakat adalah 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng,” ujar Laswenri dalam rapat koordinasi di Kantor Bulog Subang, Kamis (12/03/26).
Terkait ketersediaan stok, Laswenri memastikan bahwa persediaan beras sudah siap di gudang Bulog. Sementara itu, untuk komoditas minyak goreng, pihaknya masih menunggu proses pengiriman (dropping) dari pabrik sebelum didistribusikan ke masyarakat.
Kolaborasi Tekan Inflasi
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, yang hadir dalam rapat tersebut memberikan apresiasi atas kesiapan Bulog.
Ia menyebut program ini sangat strategis, terutama karena bertepatan dengan momen Ramadan di mana kebutuhan pokok masyarakat cenderung meningkat.
“Kami bangga atas kolaborasi antara Bulog, dinas terkait, tim satgas pangan, dan Forkopimda. Tahun ini ada peningkatan kuota penerima yang signifikan menjadi 268.580 PBP,” kata Asep Nuroni.
Ia menambahkan, program bantuan pangan ini tidak hanya berfungsi sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga menjadi instrumen penting pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan dan menekan laju inflasi di daerah.
Pastikan Kualitas di Gudang
Usai rapat koordinasi, Sekda Subang bersama pimpinan Bulog melakukan pengecekan langsung ke gudang penyimpanan.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kualitas beras yang akan disalurkan layak konsumsi dan sesuai standar.
Pihak Bulog berkomitmen agar distribusi bantuan ini dapat berjalan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.
Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah terus dilakukan guna memastikan mekanisme penyaluran di lapangan tidak menemui kendala teknis.











