Tepis Tudingan Abaikan Sekolah Rusak demi Subang Feast, Bupati Subang Tegaskan APBD Tetap Seimbang

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

whatsapp image 2026 07 27 at 07.34.14

SUBANG, CLUETODAY.ID — Gelombang kritik warga terkait prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Subang dijawab langsung oleh Bupati Reynaldy Putra Andita.

Kehadiran acara bulanan Subang Fest yang memakan biaya sekitar Rp200 juta per bulan sempat disorot publik setelah disandingkan dengan kondisi memprihatinkan di SDN Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi.

Meski diterpa sorotan di media sosial, Reynaldy menegaskan agenda penguatan ekonomi warga dan pembenahan fasilitas pendidikan tidak perlu saling meniadakan. Menurutnya, alokasi dana untuk kedua program tersebut bertengger di pos anggaran yang berbeda.

Dibalik biaya penyelenggaraannya, Subang Fest diklaim membawa perputaran uang yang nyata bagi sektor UMKM. Setiap kali festival digelar, transaksi ekonomi tercatat mencapai sekitar Rp350 juta—atau menembus angka Rp4,2 miliar dalam setahun.

Dampak domino ini, menurutnya dinikmati para pedagang kaki lima hingga pengemudi ojek online di sekitar arena kegiatan.

Di sisi lain, Reynaldy memastikan sektor pendidikan tetap mendapat perhatian besar dengan kesiapan anggaran perbaikan fisik sekolah sebesar Rp28 miliar pada tahun ini untuk jenjang SD dan SMP.

“Anggaran Subang Fest hanya di bawah 10 persen dari anggaran perbaikan ruang kelas yang sudah kami alokasikan tahun ini. Bahkan nilainya hanya sekitar 1 persen dari total anggaran perbaikan jalan sebesar Rp170 miliar,” tulis Reynaldy dalam kolom komentar media sosial.

Melalui klarifikasi tersebut,bdia mengklaim, fokus pembangunan daerah dirancang secara menyeluruh. Mencakup infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, hingga stimulus ekonomi kreatif.

Dirinya menyampaikan permohonan maaf atas berbagai persoalan yang belum tuntas dalam kurun satu setengah tahun masa jabatannya, sembari berkomitmen untuk terus mempercepat pembenahan di semua lini.

“Insyaallah keduanya bisa berjalan beriringan tanpa ada yang dikorbankan. Sebelum berakhir masa kepemimpinan saya, aspek infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan akan terus kami selesaikan pembangunannya,” ujar Reynaldy.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top