Siaran Langsung Pidato Prabowo Mendadak Terputus Saat Bahas Isu Nuklir Timur Tengah

Picture of Redaksi

Redaksi

Jakarta, CLuetoday.id – Siaran langsung pidato Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7), mendadak terputus ketika membahas potensi perlombaan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam pidatonya di hadapan pengurus Kadin dari 38 provinsi dan puluhan asosiasi dunia usaha, Prabowo menyoroti meningkatnya eskalasi geopolitik global yang dinilai dapat memicu perlombaan senjata nuklir di kawasan.

“Tiap sore, tiap malam dalam berita-berita eskalasi, eskalasi, eskalasi,” ujar Prabowo.

Presiden kemudian menguraikan kekhawatirannya mengenai efek domino kepemilikan senjata nuklir di Timur Tengah apabila semakin banyak negara mulai mengembangkan persenjataan tersebut.

“Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir. Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir. Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirate (UEA) juga ingin punya senjata nuklir, Qatar juga ingin punya senjata nuklir, Mesir juga ingin senjata nuklir,” kata dia.

Prabowo juga menilai konflik berkepanjangan di Timur Tengah tidak terlepas dari perebutan sumber daya alam yang melimpah di kawasan tersebut.

“Kenapa ribut di Timur Tengah, Timur Tengah banyak gas, banyak minyak, dan banyak mineral-mineral lain. Berkecamuklah perang sudah ratusan tahun di situ. Saudara-saudara, jadi devide et impera itu bukan tulisan di buku sejarah. Itu nyata,” kata dia.

Di tengah penyampaian pidato tersebut, siaran langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden mendadak berhenti. Potongan video yang memperlihatkan momen terputusnya siaran kemudian viral di media sosial X dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top