Subang, Cluetoday.id — Stadion Persikas menjadi saksi dimulainya langkah besar pencarian bakat sepak bola di Kabupaten Subang.
Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, secara resmi membuka Liga Jabar Istimewa Piala Bupati Subang Musim Kompetisi 2026, Sabtu (09/05/26) di Stadion Persikas.
Turnamen yang diikuti oleh 32 tim dari kelompok umur U-10 dan U-12 ini diproyeksikan menjadi wadah regenerasi atlet sejak dini.
Fokus pada pembinaan usia muda ini diperkuat dengan target seleksi, di mana sebanyak 6 tim terbaik nantinya akan menjadi duta Kabupaten Subang untuk bersaing di tingkat regional PURWASUKASI (Purwakarta, Subang, Karawang, dan Bekasi).
Plt. Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Jawa Barat, M. Zaelani Saputra, menegaskan bahwa turnamen berskala kelompok umur seperti ini adalah instrumen paling vital dalam struktur sepak bola profesional.
“Inilah pondasi awal sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Ia menaruh harapan besar agar konsistensi Subang dalam menggelar kompetisi usia dini dapat menyuplai talenta berkualitas untuk level yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan dapat memunculkan bibit-bibit potensial yang dapat bermain di tingkat provinsi bahkan nasional,” katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur, menilai bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari strategi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif di masa depan.
“Ini menjadi salah satu ikhtiar kita membangun Kabupaten Subang sesuai dengan visi daerah yang unggul, maju, dan kompetitif,” ungkap Kang Akur.
Apresiasi juga diberikan kepada jajaran pengurus PSSI, khususnya di bawah kepemimpinan Hendra Purnawan, yang dinilai konsisten menggerakkan ekosistem sepak bola lokal.
Kang Akur optimistis sepak bola Subang akan terus “ngabret” menuju panggung nasional melalui pembinaan yang terstruktur.
Selain aspek teknis di lapangan, peran keluarga menjadi sorotan dalam seremoni pembukaan ini. Orang tua siswa sekolah sepak bola (SSB) diminta terus menjadi sistem pendukung utama bagi bakat anak-anak mereka.
“Kepada para orang tua, mohon terus memberikan dukungan kepada anak-anaknya untuk bermain sepak bola dan mengembangkan potensinya,” tuturnya.
Menutup arahannya, Kang Akur mengingatkan para pemain muda bahwa mentalitas juara harus dibarengi dengan integritas sejak usia dini.
“Selamat bertanding, lakukan yang terbaik, dan junjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.











