Subang, CLUETODAY.ID — Pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah wilayah Jawa Barat terus menunjukkan progres sepanjang 2026. Berdasarkan data per 26 Mei 2026, enam proyek pembangunan sekolah telah melampaui 50 persen dan ditargetkan menjadi bagian dari penguatan akses pendidikan bagi masyarakat.
Proyek tersebut tersebar di Kabupaten Bekasi, Bogor, Sumedang, Bandung, Indramayu, dan Cirebon. Seluruhnya berada di bawah pelaksanaan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.
Lokasi dengan progres pembangunan tertinggi berada di Cikarang, Kabupaten Bekasi, yang telah mencapai 68,6 persen dengan luas kawasan 5,41 hektare dan total luas bangunan 26.880,14 meter persegi.
Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang mencatat progres 58,5 persen dengan luas kawasan 7,33 hektare dan total luas bangunan 27.372 meter persegi.
Di Jasinga, Kabupaten Bogor, pembangunan telah mencapai 55,1 persen di atas lahan seluas 6,97 hektare dengan luas bangunan 26.880,14 meter persegi.
Adapun pembangunan di Soreang, Kabupaten Bandung telah menyentuh 54,9 persen dengan luas kawasan 6,50 hektare dan total luas bangunan 26.876,43 meter persegi.
Kemudian, proyek di Cikawung, Kabupaten Indramayu mencatat progres 53,3 persen di atas lahan 9,70 hektare dengan luas bangunan 27.372 meter persegi. Sementara pembangunan di Kaliwadas, Kabupaten Cirebon telah mencapai 50,1 persen dengan luas kawasan 5,43 hektare dan total luas bangunan 27.372 meter persegi.
Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan melalui penyediaan fasilitas belajar yang lebih representatif. Dengan progres yang telah melampaui separuh pembangunan di enam lokasi tersebut, proyek ini diharapkan dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan untuk mendukung layanan pendidikan di Jawa Barat.








