Kabar dekat. Wawasan luas.
SEKILAS

Kedubes Iran Bantah Kepemilikan Senjata Nuklir, Respons Pernyataan Presiden Prabowo

Diperbarui:

img 20260804 wa0009

Jakarta, Cluetoday.id – Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Indonesia memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung isu kepemilikan senjata nuklir oleh Iran. Melalui unggahan di akun resmi X dan Instagram pada Minggu (2/8), Kedubes Iran menegaskan bahwa negaranya tidak pernah mengejar kepemilikan senjata nuklir.

Dalam infografis yang diunggah, Kedubes Iran menyebut program nuklir negaranya bersifat transparan, damai, dan sesuai dengan hukum internasional. Seluruh aktivitas nuklir Iran, menurut pernyataan tersebut, dijalankan berdasarkan hak yang diatur dalam Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) untuk tujuan damai serta berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Iran juga menyatakan program nuklirnya menerapkan salah satu rezim inspeksi paling ketat di dunia dan tidak ditujukan untuk pengembangan senjata nuklir. Selain itu, Kedubes Iran menegaskan senjata pemusnah massal tidak memiliki tempat dalam doktrin pertahanan negara tersebut.

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa fatwa Pemimpin Tertinggi Iran mengharamkan kepemilikan senjata nuklir. Teknologi nuklir, menurut Iran, dikembangkan untuk kepentingan energi, layanan kesehatan, dan penelitian ilmiah.

Respons tersebut muncul setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Pertemuan Presiden RI dengan Pengusaha Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Pusat dan Daerah Seluruh Indonesia pada Jumat (31/7). Saat itu, Prabowo menyinggung potensi meningkatnya perlombaan senjata di Timur Tengah dengan menyebut sejumlah negara di kawasan, termasuk Iran dan Arab Saudi.

“Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir. Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir…” ucap Prabowo sebelum menjelaskan kekhawatirannya mengenai potensi efek domino perlombaan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Presiden Prabowo, Istana Kepresidenan, maupun Kementerian Luar Negeri RI terkait pernyataan yang disampaikan Kedutaan Besar Iran tersebut.

DITULIS OLEH

Redaksi

Artikel penulis

Buletin Redaksi ClueToday

Dapatkan rangkuman analisis mingguan, kabar daerah, dan perspektif mendalam langsung di kotak masuk Anda.

Tanggapan pembaca

Alamat email Anda tidak dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.