SUBANG, CLUETODAY.ID — Keluarga yang sehat, tangguh, dan sejahtera merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan masyarakat yang kuat. Semangat inilah yang digaungkan dalam pembukaan Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2026 yang diselenggarakan di Sari Alam Ciater, Sabtu (19/09/26).
Kegiatan yang diresmikan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, ini mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Subang Ngabret, Jawa Barat Istimewa”.
Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi I, Hj. Elita Budiati, S.K.M., M.Si., Wakil Ketua TP PKK beserta jajaran pengurus, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Subang, para kader PKK dari seluruh kecamatan, serta tamu undangan lainnya.
Peran Strategis PKK dalam Pembangunan Keluarga
Dalam sambutannya, Ny. Ega Anjani Reynaldy menegaskan bahwa tema Jambore tahun ini menjadi pengingat akan krusialnya peran kader dalam membina keluarga dari tingkat akar rumput. “PKK tidak sekadar organisasi, tetapi merupakan mitra sejati pemerintah dalam membina keluarga, mulai dari tingkat pusat hingga kelompok dasawisma,” ungkap Ny. Ega Anjani Reynaldy.
Lebih lanjut, ia memaparkan tiga poin utama yang harus diperkuat oleh seluruh kader PKK, yaitu: meningkatkan Sinergi: Mempererat tali silaturahmi dan kerja sama lintas wilayah dan jenjang, Mengasah Kreativitas: Menjadikan berbagai perlombaan dan unjuk kebolehan sebagai sarana belajar serta meningkatkan kapasitas, bukan sekadar mencari kemenangan, mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK: Mengimplementasikan program nyata yang menyentuh kebutuhan dasar keluarga, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan ekonomi.
“Dengan demikian, mari kita bergerak bersama untuk melaksanakan tugas sebagai kader PKK dengan ikhlas dan penuh semangat serta selalu berinovasi demi mewujudkan keluarga yang sehat, tangguh, dan sejahtera,” ajaknya kepada para peserta.
Keluarga Kader sebagai Role Model dan Pencegahan Stunting
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi I, Hj. Elita Budiati yang akrab disapa Bunda Elita, memberikan apresiasi mendalam kepada para kader yang menjadi ujung tombak pembinaan di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa ketahanan keluarga harus dimulai dari internal rumah tangga kader itu sendiri sebelum melangkah membina masyarakat luas.
“Pengurus dan kader PKK merupakan pengayom sekaligus ujung tombak pembinaan keluarga. Karena itu, kontribusi kader harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Bunda Elita.
Selain mendorong agar program PKK tidak berhenti pada agenda seremonial semata, Bunda Elita juga menyoroti isu krusial terkait kesehatan keluarga, yakni pencegahan stunting yang harus dimulai sejak masa kehamilan.
“Pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, termasuk sejak masa kehamilan. Ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi yang sehat,” jelasnya.




