SUBANG, CLUETODAY.ID — Peran Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dinilai penting dalam penuntasan kemiskinan di Kabupaten Subang.
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Pendamping PKH.
Apresiasi tersebut disampaikannya secara langsung dalam acara Tasyakur Bini Mah dan Doa Bersama Pendamping PKH dengan Bupati yang diselenggarakan di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati pada Kamis (21/05/26) sore.
Dalam sambutannya, Bupati memuji dedikasi, kepedulian, dan pengabdian luar biasa para pendamping PKH dalam mendampingi masyarakat.
Dirinya menyoroti peran sentral PKH sebagai upaya negara sejak tahun 2007 dalam membangun kualitas sumber daya manusia, memutus rantai kemiskinan, dan menghadirkan harapan bagi keluarga agar mampu hidup lebih mandiri.
“Saya titip kepada Bapak Ibu semua, mudah-mudahan kita semua selalu bisa melayani masyarakat. Kita semua harus bisa menjadi ‘agent of change’,” ujar Bupati di hadapan para pendamping.
Reynaldy menegaskan bahwa upaya mewujudkan visi Kabupaten Subang yang maju atau “Subang Abret” tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah, melainkan membutuhkan dukungan dan soliditas dari seluruh elemen, termasuk para pendamping PKH.
Saat ini, Kabupaten Subang memiliki 196 pendamping PKH yang tersebar di 30 kecamatan, bertugas mendampingi 55.205 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahap pertama.
Mengingat besarnya amanah tersebut, Bupati berpesan agar para pendamping dapat menjadi fasilitator dan motivator yang handal di lapangan.
Lebih lanjut, Bupati juga meminta para pendamping PKH untuk menjadi “mata, telinga, dan perpanjangan tangan” Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Mereka diharapkan dapat membantu menyosialisasikan berbagai program pemerintah hingga ke pelosok, sekaligus menjadi pendengar keluh kesah masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus melakukan evaluasi dan pembenahan.
Terkait peningkatan status pendamping PKH yang kini telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), Bupati mengingatkan agar hal tersebut menjadi pemacu semangat.
“Saya nitip dengan sudahnya menjadi P3K jangan malah mengurangi semangatnya, tapi harus semakin abret,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Asep Alamsyah Heridinata, mengungkapkan para Pendamping PKH berdedikasi untuk mensukseskan program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Berkat dorongan Pak Bupati, semuanya alhamdulillah lolos P3K,” ujarnya.
Dirinya juga meminta dukungan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesejahteraan Pendamping PKH. Asep juga berkomitmen para pendamping PKH untuk mensosialisasikan program-program strategis Bupati.
“Pendamping PKH ini selalu menyampaikan program-program Pak Bupati. Seperti KTP Gratis,” tambahnya.











