SUBANG, CLUETODAY.ID — Di tengah pesatnya laju perkembangan wilayah, Pemerintah Kabupaten Subang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Subang yang kembali menerbitkan Scientific Journal of Governance and Accountability atau Jurnal SINGA Volume 4 Nomor 1, pada 26 Juni 2026.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan publik di Subang ke depan harus memiliki landasan akademis yang kokoh, bukan sekadar berbasis intuisi.
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2023, Jurnal SINGA telah menampung sebanyak 41 artikel ilmiah yang membedah berbagai isu strategis daerah.
Memasuki tahun keempat penerbitannya, edisi terbaru kali ini merangkum sembilan artikel ilmiah hasil kurasi mendalam, yang ditulis oleh para peneliti lintas latar belakang, baik dari dalam maupun luar negeri.
Kepala BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar, melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan BP4D Kabupaten Subang, Eti Maryati, menyampaikan penerbitan jurnal tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dalam mendorong pembangunan berbasis penelitian dan inovasi.
Membedah Isu Riil Subang: Dari Pakan Sorgum Hingga Mitigasi Bias Pinjaman
Menariknya, lokus penelitian dalam edisi Juni 2026 ini mayoritas berakar pada persoalan riil yang sedang dihadapi masyarakat Subang hari ini. Mulai dari urusan perut hingga tata kelola lingkungan modern.
Beberapa kajian krusial yang diangkat antara lain persoalan ketenagakerjaan di era industrialisasi Subang, inovasi teknologi pengolahan sampah, hingga pengembangan hortikultura di Desa Palasari.
Tak hanya itu, isu sektor peternakan berkelanjutan direspons lewat riset inovasi pakan berbasis sorgum, sementara sektor finansial disentuh melalui kajian prediksi gagal bayar pinjaman dengan mitigasi bias.
Di sektor pendidikan, jurnal ini mengulas kepemimpinan kepala sekolah, kajian pedagogik, implementasi kebijakan pendidikan gratis, hingga strategi peningkatan daya saing ekonomi lewat jalur edukasi.
Eti Maryati mengungkapkan, Jurnal SINGA menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berbasis bukti (evidence based development).
“Jurnal SINGA merupakan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk membangun daerah berdasarkan kajian ilmiah dan data yang akurat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan sumbangsih pemikiran demi kemajuan Kabupaten Subang,” ujarnya.
Eti menambahkan, ke depan Jurnal SINGA akan terus dikembangkan agar memiliki kualitas dan akreditasi yang semakin baik, sekaligus menjadi rujukan literatur pembangunan di Kabupaten Subang.
Edisi kali ini merupakan buah sinergi yang apik di tingkat lokal. BP4D tidak berjalan sendiri, melainkan menggandeng para akademisi setempat untuk memastikan standar kualitas tulisan yang diterbitkan tetap terjaga.
“Jurnal SINGA merupakan media penelitian dan pengembangan yang dikelola BP4D Kabupaten Subang bekerja sama dengan Forum LPPM Kabupaten Subang. Jurnal ini diterbitkan secara berkala setiap bulan Juni dan Desember dengan fokus pada isu tata kelola pemerintahan, daya saing daerah, serta kebijakan publik,” tegasnya.
Bagi masyarakat, praktisi, maupun sesama akademisi yang ingin membedah atau memanfaatkan hasil riset ini sebagai referensi, BP4D telah membuka akses seluas-luasnya. Jurnal SINGA Volume 4 Nomor 1 kini sudah dapat diunduh melalui laman resmi https://singa.subang.go.id/singa/issue/view/6.
“Selain publikasi hasil penelitian, Jurnal SINGA juga membuka kesempatan bagi peneliti untuk mengirimkan karya ilmiah berupa hasil riset, inovasi, tinjauan literatur, maupun policy brief yang berkaitan dengan pembangunan Kabupaten Subang,” pungkasnya.











