SUBANG, CLUETODAY.ID – Digitalisasi sektor perpajakan di Kabupaten Subang kini memasuki babak baru. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang memperketat pengawasan transaksi melalui penggunaan alat elektronik pajak atau e-Tax, sebuah langkah yang diadopsi dari kesuksesan manajemen PAD di Mojokerto.
Inovasi ini tidak hanya bertujuan mengejar target angka, tetapi juga untuk menciptakan sistem pelaporan yang jujur dan otomatis guna meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan (Rembang) Bapenda Subang, Lita Pelitiani, menjelaskan bahwa efektivitas e-Tax terletak pada kemampuannya merekam data secara langsung saat transaksi terjadi. Hal ini menutup ruang bagi wajib pajak untuk melakukan manipulasi laporan manual.
“Peningkatan PAD dari wajib pajak ternyata mereka menggunakan alat e-Tax. Nah, e-Tax ini kemudian kita mengadopsinya,” ujar Lita.
Saat ini, 45 unit alat telah disebar di berbagai titik strategis. Mekanisme kerja alat ini memastikan setiap rupiah yang seharusnya masuk ke kas daerah tercatat secara presisi.
“e-Tax ini alat yang merekam, masuk ke sistem. Jadi merekam adanya transaksi pembayaran yang masuk. Jadi mereka tidak bisa ber-kredit lagi, berapa yang masuk untuk pajaknya nanti terekam sama kita. Jadi itu lumayan sangat efektif untuk peningkatan PAD,” jelasnya lebih lanjut.
Menariknya, penerapan e-Tax memicu reaksi unik dari para pelaku usaha. Alih-alih menolak, sejumlah wajib pajak justru menuntut adanya pemerataan pemasangan alat agar tidak terjadi kecemburuan sosial antar pelaku usaha.
Merespons hal tersebut, Bapenda berkomitmen untuk melakukan penambahan unit secara masif pada tahun anggaran mendatang.
“Insyaallah untuk tahun depan ditambah lagi jumlahnya. Karena memang ini juga sebagian wajib pajak ada juga yang merasa, ‘kok kami hanya kami yang dipasang, yang lain tidak?’. Jadi memang harus adanya pemerataan untuk setiap wajib pajak,” kata Lita.
Keberhasilan fase awal ini membuat Bapenda Subang optimis. Lita menyatakan kesiapannya untuk mempertanggungjawabkan efektivitas program ini, bahkan di hadapan pihak legislatif sekalipun, mengingat dampaknya yang sudah mulai terasa pada grafik PAD.
“Insyaallah dengan e-Tax, adanya peningkatan di PAD,” pungkasnya dengan nada optimis.











