KOTA CIREBON, CLUETODAY.ID — Koordinasi lintas daerah membuahkan kepastian penting bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Subang. Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., yang akrab disapa Kang Akur, hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang bertempat di Ruang Puskodal Korem 063/SGJ, Kota Cirebon, pada Kamis (17/09/26).
Pelaksanaan rakor yang digelar di Kota Cirebon ini diikuti secara nasional bersama jajaran Korem 063/SGJ dan terhubung melalui Zoom Meeting bersama Mabes TNI AD. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini menjadi strategi bersama dalam memajukan bangsa dari tingkat desa melalui kolaborasi lintas sektor.
Fokus Pembangunan di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak
Melalui koordinasi yang berpusat di Kota Cirebon tersebut, ditetapkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 TA 2026 di wilayah kerja Korem 063/SGJ secara resmi akan dipusatkan di Kabupaten Subang, tepatnya di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak.
Adapun sasaran pokok fisik yang akan digenjot dalam program kemanunggalan TNI ini meliputi dua fokus utama, yakni: Pembukaan jalan baru dengan dimensi panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter dan Pembangunan sarana air bersih yang tersebar di lima titik strategis.
Waaster Kasad Bidang Binter, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mengawal program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat.
“Ini merupakan cerminan komitmen bersama sebagai langkah awal mendukung program pembangunan yang menyentuh kepentingan rakyat secara langsung,” ungkap Brigjen TNI Boemi Ario.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan di dua wilayah terkait guna menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.
“Kolaborasi ini akan terus terjalin guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui TMMD,” tambahnya.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Boemi Ario mengingatkan bahwa esensi utama dari program ini berakar kuat pada nilai-nilai tradisi bangsa. “TMMD berakar pada filosofi kemanunggalan TNI-Rakyat dan tradisi gotong royong yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan masyarakat dalam mengelola potensi wilayah secara mandiri dan berkesinambungan,” pungkasnya.




