Tentang Program LRP, Wabup Subang: Jalan Bagus, Warga Sejahtera

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

img 20260109 wa0013 scaled

SUBANG, CLUETODAY.ID–Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menghadiri Bazar dan Penutupan Livehood Restoration Program (LRP) Tahun 2025 yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Pamanukan pada Kamis (08/01/26).

Dalam sambutannya, Camat Pamanukan Bambang Edi Purwanto, S.Sos., M.M mengapresiasi atas pelaksanaan Bazar Livehood Restoration Program (LRP) yang diselenggarakan di Kecamatan Pamanukan.

“Selamat datang di Kecamatan pamanukan,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti pelaksanaan Livelihood Restoration Program (LRP) sejak pembukaan program saat menjabat sebagai Camat Tambakdahan, hingga kini kembali hadir pada momentum penutupan LRP Tahun 2025 di Kecamatan Pamanukan.

“Istilahnya kau yang memulai kau yang mengakhiri,” tuturnya.

Sementara itu, Team Leader OCG dan Associates, Mr. Kenji Ishizuka menyampaikan bahwa program LRP adalah bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

“Program LRP 2025 dilaksanakan dengan tujuan untuk memulihkan mata pencaharian warga yang terdampak pembuatan jalan tol akses patimban,” jelasnya.

Selaras dengan penyampaian tersebut, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (DKI Jakarta-Jawa Barat) yang diwakili Mery, menyampaikan bahwa Program LRP 2025 hadir untuk memulihkan serta berupaya menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat yang terdampak, khususnya kawasan permukiman dan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama.

“Untuk meminimalkan dampak yang muncul maka diadakan program LRP dengan sasaran utama kelompok rentan serta warga terdampak,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur, menyampaikan bahwa program pemulihan mata pencaharian atau livelihod Restoration Program (LRP) berdampak langsung dalam proses pembangunan ekonomi masyarakat.

“Memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha,” kata Agus.

Kang Akur menegaskan bahwa kegiatan belajar tidak berhenti sampai di sini, namun dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya termasuk dukungan CSR.

“Kabupaten Subang sangat membutuhkan kegiatan-kegiatan tertentu langsung dengan kebutuhan ekonomi rakyat,” tegasnya.

Tidak hanya itu Kang Akur juga mengungkapkan dukungan dari perusahaan termasuk program pemulihan mata pencaharian.

“Program ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, membuka peluang kerja, serta mendorong tumbuhnya kewirausahan,” jelasnya.

Ia meyakini bahwa program LRP sejalan dengan visi kabupaten Subang, yakni terwujudnya Kabupaten Subang yang unggul, maju dan kompetitif dalam bingkai berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Terakhir, Kang Akur memohon doa agar pada perjalanan kepemimpinannya berlangsung sesuai harapan yang dapat melunasi semua janji kampanye terutama pembangunan jalan.

“Jika jalan bagus maka Insha Allah, masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top