Subang Fest Vol.12, “Branding” Wisata Alam Subang

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

7969b228 3fc4 4ddb b359 70e15dfadd11

SUBANG, CLUETODAY.ID — Pemerintah Kabupaten Subang kembali menguji formula baru dalam mendorong pemerataan ekonomi dan kampanye lingkungan melalui sektor industri kreatif.

Langkah ini diwujudkan lewat gelaran Subang Festival (Subang Fest) Vol. 12 yang diselenggarakan di Sari Ater Campervan Park, Ciater, Subang, Sabtu (27/06/26).

Berbeda dengan pendekatan pembangunan konvensional yang kerap menitikberatkan pada aspek fisik, festival bulanan ini diklaim menjadi instrumen strategis untuk menyebarkan pusat keramaian dan mempromosikan potensi wisata ke wilayah selatan Subang.

Melalui integrasi hiburan, seni, dan kebudayaan secara berkala, pemerintah daerah berupaya menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif lokal sekaligus memperluas ruang publik bagi masyarakat.

Aspek ekologis menjadi sorotan utama dalam pelaksanaan festival kali ini. Panitia menerapkan kebijakan tiket masuk berbasis lingkungan, di mana pengunjung diwajibkan membawa botol plastik bekas untuk dapat masuk ke area acara.

Skema ini sengaja dirancang sebagai kampanye taktis dalam menyikapi persoalan pengelolaan sampah plastik di kawasan wisata.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan tata kelola lingkungan dengan insentif hiburan masyarakat.

Ia memasang target ambisius pengumpulan sampah plastik pada edisi kali ini sebagai syarat untuk menghadirkan musisi pilihan publik pada akhir tahun nanti.

“Kalau sampah yang dihasilkan dari Subang Fest Vol.12 sampai 5 ton, kita undang bintang tamu request teman-teman semua,” ungkapnya.

Reynaldy juga menegaskan bahwa program Subang Fest diproyeksikan menjadi agenda rutin jangka panjang demi menjaga roda perekonomian sektor kreatif tetap berputar di wilayah tersebut.

Dari sisi hiburan, perhelatan di kawasan pegunungan berudara sejuk ini menghadirkan Raim Laode, musisi asal Sulawesi Tenggara yang populer lewat lagu “Komang”, sebagai penampil utama.

Selain penampil nasional, panggung Subang Fest Vol.12 juga difungsikan sebagai ruang unjuk bakat bagi sejumlah band lokal asal Kabupaten Subang guna mendorong kapasitas dan kreativitas generasi muda di bidang musik.

Melalui festival ini, para pengunjung didorong untuk tidak langsung meninggalkan lokasi setelah acara usai, melainkan meluangkan waktu mengeksplorasi berbagai destinasi pariwisata di sekitarnya.

Strategi promosi kolektif ini diharapkan mampu menggerakkan geliat UMKM, penginapan, dan daya tarik wisata alam di wilayah Subang Selatan secara terintegrasi.

“Insha Allah, Subang Fest, selama saya menjabat, akan terus ada,” tambah pria yang akrab disapa Kang Rey tersebut.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top