Reynaldy Minta BBWS dan Pengembang Perumahan Benahi Tanggul Ciasem

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

img 20260124 wa0069 scaled

SUBANG, CLUETODAY.ID–Seminggu terakhir Kabupaten Subang mengalami cuaca ekstrem, tingginya curah hujan. Sehingga mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Subang, diantaranya di Kecamatan Pamanukan, Kecamatan Blanakan, dan yang paling parah di Kecamatan Ciasem.

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey didampingi Kalak BPBD Kabupaten Subang beserta Camat Ciasem menegaskan yang paling penting saat ini adalah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat mulai dari makanan hingga obat-obatan.

“Kita siapin dulu kebutuhan dasar masyarakat baik alat kesehatan dan makanannya. Kita akan koordinasi dengan pihak terkait agar dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Reynaldy, Sabtu (24/01/26).

Kang Rey menuturkan, saat ini terjadi banjir di 3 wilayah yaitu Pamanukan tepatnya di belakang Yogya Swalayan, area sawah di Kecamatan Blanakan, dan paling parah di Kecamatan Ciasem yang terjadi akibat tanggul jebol.

“Tidak hanya Ciasem, di Blanakan juga ada banjir tapi lebih ke pertanian. Di Pamanukan juga terjadi banjir, di belakang Yogya Swalayan tapi alhamdulillah tidak terlalu parah. Parahnya memang di Kecamatan Ciasem di Ciasem Tengah dan Ciasem Hilir,” jelasnya.

Kepada masyarakat yang terdampak, Kang Rey menegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan membantu masyarakat dalam menghadapi bencana termasuk apabila terdapat dokumen penting yang hilang mulai dari dokumen kependudukan, ijazah, hingga sertifikat tanah.

“Bagi masyarakat yang terdampak, kami akan bantu untuk mengurus dokumen kependudukan atau ijazah yang hilang. Pak Camat harus segera mendata hal tersebut. Kalau ada yang kehilangan ijazah termasuk sertifikat tanah bisa didata dan dikomunikasikan dengan instansi terkait agar masyarakat juga tetap memiliki dokumen tersebut,” tegasnya.

Kang Rey menjelaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan terus mendorong pembangunan tanggul agar bencana banjir tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Kalau ini di sini (perumahan) posisinya ada di cekungan jadi sulit. Tapi sebenarnya banjir ini terjadi karena jebolnya tanggul jadi paling dekat kita harus segera memperbaiki tanggul. Pembangunan tanggul itu sebenarnya bukan tanggung jawab Pemerintah Daerah tapi kami akan dorong agar developer dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai Citarum) segera memperbaiki tanggul agar kejadian serupa tidak terulang mengingat saat ini intesnsitas hujan masih tinggi,” terangnya.

Terakhir, Kang Rey mengajak seluruh masyarakat berdo’a, memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Subang bebas dari bencana karena doa merupakan ikhtiar yang wajib dilakukan.

“Kita berdo’a bersama, karena do’a sangat penting, agar air di sini segera surut dan curah hujan segera menurun.”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top