Jakarta, CLuetoday.id – Operasi pencarian dan evakuasi korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, masih terus berlangsung hingga Senin (3/8) dini hari. Hingga pukul 21.00 WIB, tim SAR gabungan mencatat sebanyak 236 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 231 korban selamat dan lima orang meninggal dunia.
“Update Evakuasi pukul 21.00 WIB, selamat 231 orang, meninggal dunia 5 orang, total 236 orang,” dikutip dari cnnindonesia.com
KMP Mutiara Sentosa 2 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Makassar dengan membawa 232 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK). Dengan jumlah tersebut, masih terdapat puluhan penumpang dan ABK yang belum berhasil dievakuasi sehingga proses pencarian terus dilakukan menggunakan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Selain mengangkut penumpang, kapal juga membawa muatan kendaraan berupa 15 unit sepeda motor, 25 mobil, 140 truk, dan satu unit alat berat. Berdasarkan hasil komunikasi tim SAR, posisi kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Kondisi kapal dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.
“Hasil komunikasi SROP dengan Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi kejadian pada pukul 09.45 WIB memastikan posisi KMP Mutiara Sentosa 2 berada 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan,” ucapnya.
Sementara itu, sebanyak 111 korban selamat bersama dua jenazah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Senin (3/8) dini hari menggunakan kapal bantuan Meratus Pematang Siantar. Seluruh korban langsung menjalani pendataan dan pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan atau dirujuk ke rumah sakit bagi yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.
“Sebanyak 111 korban selamat kami dahulukan untuk turun dari kapal. Setelah itu mereka dibawa ke Terminal Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pendataan oleh petugas gabungan,” ujar Nanang.
Di sisi lain, KN SAR 249 Permadi juga bersandar di Pelabuhan Kalianget membawa sembilan korban yang sebelumnya dievakuasi menggunakan kapal SC Aila XVII. Empat korban dirujuk ke RS Garam Sumenep, sedangkan lima lainnya diberangkatkan ke Surabaya melalui jalur darat.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, KSOP, TNI AL, Polda Jawa Timur, BPBD, hingga kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi. Hingga Senin dini hari, sejumlah kapal penyelamat masih dalam perjalanan menuju Surabaya membawa korban yang berhasil dievakuasi, sementara pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan terus dilanjutkan.







