SUBANG, CLUETODAY.ID — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, meminta bantuan Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait untuk mengatasi masalah kelangkaan elpiji yang melanda wilayah Kabupaten Subang. Langkah ini ditempuh karena kewenangan penetapan kuota dan distribusi elpiji sepenuhnya berada di tingkat pusat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Subang usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang pada Kamis (23/07/26) di Gedung DPRD Kabupaten Subang. Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey ini menuturkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang memiliki keterbatasan ruang gerak dalam pemenuhan kuota gas elpiji secara mandiri.
“Kabupaten terkendala kebijakan karena hal itu. Istilahnya “heurin lengkah” karena kebijakan ada di Pemerintah Pusat,” ungkapnya.
Guna memperjuangkan kebutuhan masyarakat, Kang Rey menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terus berupaya menjadi ‘penyambung’ aspirasi dengan melayangkan surat resmi ke kementerian terkait. “Pemerintah Daerah Kabupaten tetap berupaya menjadi penyambung dan sudah bersurat. Tapi kita tetap punya batasan,” jelasnya.
Kang Rey menegaskan tidak ingin memberikan janji tanpa kepastian terkait penyelesaian masalah ini. Kendati demikian, Pemkab Subang berkomitmen untuk terus mendorong dan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian agar pasokan dan kuota gas elpiji di Kabupaten Subang dapat segera disesuaikan.
“Saya tidak mau asal jawab bisa, padahal urusan kelangkaan elpiji bergantung Kementerian terkait. Namun kita sudah berupaya, sudah bersurat memohon untuk penambahan kuota dan penebalan (stok) elpiji di daerah memang terjadi kelangkaan,” pungkasnya.











