Jakarta – Setahun setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan perintah penarikan diri Amerika Serikat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), proses tersebut resmi selesai pada Kamis (23/1/2026). Namun, AS meninggalkan kewajiban keuangan yang belum dilunasi senilai sekitar US$260 juta atau setara Rp4,3 triliun.
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) menyatakan seluruh pendanaan AS untuk WHO telah dihentikan. Selain itu, para pekerja AS yang sebelumnya berkolaborasi dengan WHO telah ditarik dari seluruh kantor, termasuk kantor pusat organisasi tersebut. AS juga menghentikan keterlibatannya dalam seluruh badan kepemimpinan dan kelompok kerja yang berada di bawah naungan WHO.
Trump menandatangani perintah eksekutif penarikan diri dari WHO pada hari pertama masa jabatan keduanya. Ia menuduh organisasi itu salah menangani pandemi Covid-19, gagal melakukan reformasi, serta tidak independen dari “pengaruh politik yang tidak semestinya.”
Sesuai resolusi Kongres AS tahun 1948 yang dikonfirmasi oleh WHO, penarikan diri dari organisasi tersebut mensyaratkan pemberitahuan satu tahun dan pelunasan seluruh kewajiban keuangan. Namun, seorang pejabat senior HHS mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada ketentuan hukum yang secara eksplisit mewajibkan pelunasan utang sebelum keluar dari WHO. Berdasarkan perhitungan WHO pada Januari 2025, total utang AS mencapai sekitar US$260 juta.
“Ini adalah perceraian yang sangat berantakan,” kata Lawrence Gostin, direktur pusat kolaborasi WHO untuk hukum kesehatan nasional dan global di Universitas Georgetown.
Keputusan penarikan diri ini membuat WHO kehilangan donor terbesarnya. Pada periode 2022–2023, AS menyumbang hampir US$1,3 miliar kepada badan kesehatan global tersebut. Tanpa dukungan dana itu, upaya WHO dalam menangani penyakit seperti HIV, polio, dan Ebola dinilai berada dalam risiko.
“Menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia adalah tindakan yang ceroboh secara ilmiah,” kata Ronald Nahass, presiden Infectious Disease Society of America.
Ia menambahkan, tanpa respons influenza dan sistem pelacakan data dari WHO, AS akan kurang siap menyesuaikan vaksin di masa depan dengan strain virus yang beredar.
WHO dijadwalkan menggelar pertemuan dua tahunan terkait vaksin influenza pada Februari mendatang. Seorang pejabat senior HHS mengatakan masih ada pembahasan untuk menentukan bentuk keterlibatan AS dalam forum tersebut.
Setelah perintah eksekutif penarikan diri ditandatangani, Uni Eropa mendesak AS untuk mempertimbangkan kembali keputusannya dan menyerukan negara-negara anggotanya untuk memperkuat komitmen terhadap WHO. Saat ini, WHO memiliki 193 negara anggota lainnya. Argentina juga telah menyatakan niat untuk keluar dari organisasi tersebut.
WHO berencana membahas opsi hukum terkait utang AS dalam sidang majelis pada Mei mendatang. Namun, menurut Gostin, organisasi itu tidak memiliki kekuatan penegakan hukum. WHO dapat berargumen bahwa AS masih berstatus sebagai anggota—meskipun tidak aktif—selama kewajiban keuangannya belum diselesaikan.
Penarikan diri dari WHO merupakan bagian dari langkah lebih luas pemerintahan Trump dalam menarik AS dari berbagai inisiatif kesehatan global. Tahun lalu, Departemen Efisiensi Pemerintahan yang dipimpin Elon Musk memangkas secara signifikan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) yang berfokus pada bantuan kemanusiaan dan program kesehatan.
Selain itu, Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F. Kennedy Jr. menghentikan dukungan AS terhadap Aliansi Vaksin Global yang menyediakan imunisasi bagi negara-negara berpendapatan rendah.
Sementara itu, Departemen Luar Negeri mulai mengembangkan inisiatif kesehatan global bersama sekitar 60 negara untuk memperluas pengawasan penyakit dan mengelola kolaborasi internasional, yang dipandang sebagai alternatif terhadap Perjanjian Pandemi WHO.
Seorang pejabat senior HHS mengatakan pengumuman lebih lanjut terkait strategi kesehatan global AS akan disampaikan dalam beberapa bulan ke depan. Ia menegaskan, tidak ada rencana saat ini maupun di masa mendatang bagi AS untuk bergabung kembali dengan WHO.(Clue)








