Antisipasi Kekeringan Meluas, DPRD Subang Dorong Pembangunan Embung dan Pompa Permanen

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

whatsapp image 2026 07 27 at 18.48.02

SUBANG, CLUETODAY.ID — Anggota DPRD Kabupaten Subang, Zaenal Mutaqin, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang lebih serius mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan dan krisis air bersih di sejumlah wilayah. Menurut Zaenal, langkah cepat dan terukur sangat diperlukan agar kekeringan yang melanda areal persawahan tidak mengganggu produktivitas pertanian serta pasokan pangan nasional. Sebagai salah satu daerah sentra produksi padi, Subang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Seperti kita ketahui bersama, Subang merupakan salah satu daerah penopang utama pangan nasional. Karena itu diperlukan langkah yang lebih serius dari pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kekeringan,” kata Zaenal dalam keterangannya, Senin (27/07/26).

Ketua Fraksi PKB DPRD Subang tersebut mengapresiasi langkah Bupati Subang yang beberapa waktu lalu secara simbolis menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air kepada para petani. Namun, menurutnya, bantuan tersebut perlu diikuti dengan kebijakan yang lebih strategis dan berkelanjutan.

Kekeringan Capai 1.348 Hektare, Langkah Permanen Dibutuhkan

Berdasarkan data sementara dari Dinas Pertanian Kabupaten Subang, sedikitnya tujuh kecamatan terdampak kekeringan dengan total luas areal persawahan mencapai 1.348 hektare. Kondisi tersebut mengancam hasil panen apabila tidak segera ditangani.

Zaenal menilai persoalan kekeringan di lahan pertanian bukanlah kejadian baru. Hampir setiap musim kemarau, petani di sejumlah wilayah menghadapi persoalan yang sama. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah antisipasi yang lebih cepat dan permanen. “Peristiwa kekeringan yang mengancam gagal panen ini hampir terjadi setiap tahun. Seharusnya pemerintah memiliki langkah antisipasi yang lebih cepat agar persoalan yang sama tidak terus berulang,” katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk melakukan investasi infrastruktur sumber daya air, seperti: Pembangunan embung, pembuatan sodetan saluran irigasi, dan penyediaan pompa air permanen di kawasan rawan kekeringan

Menurutnya, upaya tersebut akan menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga pasokan air bagi lahan pertanian saat musim kemarau. “Kita perlu membangun infrastruktur pendukung, seperti embung, sodetan, maupun pompa sedot permanen di titik-titik rawan. Ini merupakan langkah preventif agar kejadian serupa tidak terus terulang setiap tahun,” tegasnya.

Zaenal juga memastikan DPRD Kabupaten Subang siap mendukung kebijakan pemerintah daerah melalui pengalokasian anggaran untuk program penanggulangan kekeringan, khususnya yang berkaitan dengan penyediaan air bagi sektor pertanian.

“Kami di DPRD siap mendorong dan mengalokasikan anggaran untuk program antisipasi kekeringan, khususnya dalam menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian. Ini penting agar produktivitas pertanian tetap terjaga dan kesejahteraan petani tidak terganggu,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top