Kabar dekat. Wawasan luas.
SEKILAS

Ketua TP PKK Subang Pamerkan Batik Ganasan dan Tas Rajut di Rakerda Dekranasda Jabar

Diperbarui:

whatsapp image 2026 09 15 at 19.53.54
KOTA BANDUNG, CLUETODAY.ID — Upaya memperkuat sinergi, daya saing, serta memperluas akses pasar bagi para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Ajang strategis yang sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT Dekranas ini diselenggarakan di Pendopo Kota Bandung pada Selasa (15/09/26).
Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, S.I.P., hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut untuk membawa nama baik daerah. Dalam kesempatan itu, ia tampil anggun membawakan dan memamerkan produk unggulan asli Subang, yakni batik ganasan serta tas rajut hasil karya perajin lokal Tasina Homemade.

Sinergi Lintas Sektor untuk UMKM Naik Kelas

Acara secara resmi disambut oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakerda tersebut. Farhan meyakini bahwa kehadiran Dekranasda akan menjadi motor penggerak bagi perajin dan pelaku UMKM di Jawa Barat untuk naik kelas.
“Selamat melaksanakan Rakerda Dekranasda Provinsi Jawa Barat semoga bisa memberi hasil yang memuaskan. Mari memastikan Dekranasda Jawa Barat hadir membantu perajin dan pelaku UMKM naik kelas,” ujar Farhan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, S.E., M.A.P., dalam pemaparan keynote speech-nya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia mengapresiasi sejumlah sekolah di daerah yang telah membuka program studi desain, termasuk di Kabupaten Subang.
“Di Kabupaten Subang, program studi desain sudah ada di SMKN 1 Cikaum dan SMKN 1 Cipeundeuy. Kita akan mengoptimalkan kerja sama untuk memperkaya desain Kabupaten/ Kota,” ungkap Ny. Noneng.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam memajukan perajin lokal. Seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) mulai dari universitas, perbankan, BUMN, hingga para perajin harus saling bahu-membahu.
“Kita sama-sama lebih besar lagi. Semoga kolaborasi kita menghasilkan sesuatu yang lebih bermakna bagi perajin di Jawa Barat,” tutup Ny. Noneng.

Ega Anjani menyampaikan pesan penting kepada seluruh pelaku UMKM dan perajin di Kabupaten Subang agar senantiasa menjaga semangat inovasi. “Kita punya banyak potensi dan produk lokal yang sangat luar biasa, tinggal bagaimana kita tingkatkan kualitas, kemasan, branding, serta pemasarannya,” pesan Ny. Ega Anjani.
Ia menegaskan bahwa hasil Rakerda ini akan dijadikan momentum untuk memperkuat pembinaan serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk asal Subang.
“Saya ingin produk-produk Subang bukan hanya dikenal di Jawa Barat dan nasional, tetapi juga mampu menembus pasar internasional,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, ia mengajak masyarakat luas untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap produk dalam negeri.
“Mari kita sama-sama bangga menggunakan dan mempromosikan produk lokal Subang. Dengan inovasi, kolaborasi, dan semangat untuk terus naik kelas, saya yakin perajin dan UMKM Subang bisa semakin maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Rangkaian Rakerda Dekranasda Jabar ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja serta program unggulan kabupaten/kota tahun 2027, dan ditutup secara resmi melalui kegiatan Saba Kriya yang diikuti oleh seluruh ketua Dekranasda se-Jawa Barat di Galeri Dekranasda Kota Bandung Patrakomala.
DITULIS OLEH

Cecep M Yusup

Artikel penulis

Buletin Redaksi ClueToday

Dapatkan rangkuman analisis mingguan, kabar daerah, dan perspektif mendalam langsung di kotak masuk Anda.

Tanggapan pembaca

Alamat email Anda tidak dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.