Jakarta, CLUETODAY.ID — Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan berdasarkan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Dalam survei yang dilakukan pada 5–19 Juli 2026, sebanyak 51 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan, sementara 46,9 persen menyatakan kurang atau tidak puas.
Meski selisihnya tipis dan masih berada dalam margin of error 3,7 persen, tren penurunan dinilai terjadi secara konsisten sejak akhir 2025.
Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menyebut tingkat kepuasan tersebut turun dibandingkan survei sebelumnya. Pada November 2025, tingkat kepuasan publik mencapai 81,2 persen, kemudian turun menjadi 66,4 persen pada Maret 2026, dan kembali merosot menjadi 51 persen pada Juli 2026.
Penurunan kepuasan publik sejalan dengan memburuknya persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Hanya 15,7 persen responden yang menilai kondisi ekonomi saat ini baik atau sangat baik, sedangkan 49,4 persen menilai buruk atau sangat buruk. Selain itu, 45,8 persen responden merasa kondisi ekonomi lebih buruk dibandingkan tahun lalu, sementara hanya 19,7 persen yang menilai lebih baik.
Menurut Deni Irvani, hasil survei tersebut menunjukkan persepsi masyarakat bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Survei SMRC melibatkan 749 responden yang dipilih secara acak melalui wawancara telepon dan tatap muka, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 3,7 persen.











