Pesona Batik Ganasan Guncang Panggung PKJB 2026: Saat Gaya Modern dan Tradisi Subang Menyatu

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

whatsapp image 2026 06 27 at 19.41.18

BANDUNG, CLUETODAY.ID — Ada yang berbeda dari panggung Fashion Show Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 yang digelar di Trans Convention Centre, Bandung, Jumat (26/06/2026). Kabupaten Subang sukses mencuri perhatian lewat sebuah pernyataan mode (fashion statement) yang berani: mengawinkan elegansi modern dengan kekayaan identitas lokal.

Adalah Ketua Dekranasda Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, yang memimpin langsung gerakan promosi ini. Berjalan di atas runway ajang yang menjadi bagian dari Sunda Karsa Fest 2026: Karya Kreatif Jawa Barat tersebut, Ega tampil memukau mengenakan busana bertema “Modern Ethnic Elegance”.

Busana tersebut bukan sekadar pakaian biasa, melainkan mahakarya dari Nukana, seorang desainer muda berbakat asal Kabupaten Subang. Dengan cerdas, Nukana memadukan siluet kontemporer yang tegas namun tetap feminin menggunakan kain Mikado dan satin berwarna magenta, yang dipadukan harmonis dengan Batik Ganasan bernuansa navy dan magenta.

Simbol Kebangkitan UMKM dan Kreativitas Lokal

Kehadiran Ega Anjani di ajang bergengsi berskala Jawa Barat ini menjadi sinyal kuat komitmen Dekranasda untuk membawa produk kerajinan dan fesyen Subang naik kelas. Saat mengunjungi stan pameran Kabupaten Subang, ia tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas kreativitas yang ditunjukkan oleh generasi muda Subang.

“Alhamdulillah, semua yang kami gunakan hari ini merupakan hasil karya anak muda Kabupaten Subang. Ini menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus motivasi untuk terus menghadirkan karya-karya terbaik,” ujar Ega Anjani penuh optimisme.

Bagi Ega, keikutsertaan Subang dalam PKJB 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar, mendorong kemajuan UMKM, serta meningkatkan daya saing produk lokal lewat inovasi dan kolaborasi. Ia menegaskan, Subang memiliki potensi industri kreatif yang luar biasa besar di bidang kriya dan fesyen. Lewat pendampingan berkelanjutan, Dekranasda optimistis produk-produk Subang siap menembus pasar nasional hingga internasional.

Detail Desain yang Penuh Karakter

Busana “Modern Ethnic Elegance” yang ditampilkan berhasil membuktikan bahwa batik tradisional seperti Batik Ganasan sangat fleksibel untuk diadopsi ke dalam tren fesyen modern.

Gaun ini memikat penonton lewat detail desain yang sangat terstruktur: mulai dari kerah berdiri dengan lis batik yang anggun, jaket bolero berpotongan tegas, draperi silang pada bagian badan, aksen floral batik di pinggang, lengan tulip yang manis, hingga bawahan asimetris yang memberikan kesan dinamis dan percaya diri. Perpaduan ini sukses merepresentasikan Subang sebagai daerah yang kaya budaya sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dukungan penuh terhadap kebangkitan ekonomi kreatif ini juga terlihat dari hadirnya jajaran pejabat teras Subang yang turut mendampingi. Di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang Hj. Siti Nuraeni Nuroni, S.IP., serta Kepala DKUPP sekaligus Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Subang, Bambang Suhendar, S.IP.

Gelaran Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) 2026 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia ini berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 Juni 2026. Menampilkan lebih dari 200 stan pameran dari seluruh pelosok Jawa Barat, momentum ini diharapkan menjadi pintu gerbang emas bagi karya-karya unggulan Kabupaten Subang untuk dikenal lebih luas dan membuka peluang pasar yang jauh lebih besar. (Clue/Red)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top