SUBANG, CLUETODAY.ID –Sebanyak 8 desa yang tersebar pada 5 kecamatan di Subang, dilaporkan masih mengalami kendala akses komunikasi digital atau blank spot.
Kepala Diskominfo Subang, Dadan Dwiyana, menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi permohonan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Kami sudah bersurat mengajukan ke Komdigi untuk menangani hal tersebut,” ujar Dadan saat dikonfirmasi oleh Cluetoday, Kamis (05/02/26).
Dadan menjelaskan bahwa usulan yang disampaikan kepada pemerintah pusat menitikberatkan pada pembangunan fisik jaringan.
“Usulan (kami) berupa penguatan infrastruktur jaringan FO (Fiber Optic),” tambahnya.
Berdasarkan data Diskominfo, delapan desa yang menjadi prioritas penanganan akses komunikasi tersebut tersebar di beberapa wilayah, mulai dari pesisir hingga area perbukitan.
Desa-desa tersebut adalah:
- Desa Patimban, Kec. Pusakanagara
- Desa Rancadaka, Kec. Pusakanagara
- Desa Batangsari, Kec. Sukasari
- Desa Talagasari, Kec. Serangpanjang
- Desa Cintamekar, Serangpanjang
- Desa Cipancar, Kec. Cijambe
- Desa Cimenteng, Kec. Cijambe
- Desa Cibitung, Kec. Ciater
Pengajuan infrastruktur fiber optic ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang guna memulihkan akses komunikasi dan mempercepat transformasi digital di pedesaan.
Mengingat pentingnya konektivitas internet untuk pelayanan publik maupun ekonomi masyarakat setempat.
Dikesempatan berbeda, Anggota Komisi 1 DPR RI, Elita Budiati, meminta Menteri Komdigi RI, Meutya Hafidz, untuk membantu pemulihan akses komunikasi di 8 desa di Subang yang masih blank spot.
Menurutnya, kebutuhan akses komunikasi digital di desa-desa tersebut penting. Terlebih Subang masuk koridor pengembangan kawasan ekonomi Rebana.
Ia mencontohkan, dua desa yaitu Patimban dan Rancadaka, dekat dengan Pelabuhan Internasional Patimban. Sehingga, jadi sebuah ironi jika akses komunikasi di desa tersebut tidak dipenuhi.
Hal itu disampaikan Elita dalam Rapat dengan jajaran Komdigi, pada Senin (26/01/26) lalu di Senayan, Jakarta.
Elita juga mengapresiasi bantuan Komdigi RI yang sebelumnya membantu membangun akses komunikasi di Desa Cirangkong, Cijambe. Sehingga bebas dari blank spot.
“Jangan bosan bantu Subang, Bu (Menteri),” ungkap Elita.











