SUBANG – Tawa, ceria, terlihat di wajah anak-anak pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Subang. Di bawah awan mendung, mereka memainkan beragam “kaulinan barudak”, di lapang olahraga SLBN Subang, Selasa (13/01/26).
Mereka sedang merayakan Dies Natalis ke-27 SLBN Subang. Penuh kesederhanaan diiringi potong tumpeng, menanam pohon, fadhion show, konsultasi ABK.
Merayakan perjalanan panjang, hampir 3 dekade, sekolah “luar biasa” itu berdiri berkontribusi memenuhi hak pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).
Kepala SLBN Subang, Siti Komariah, dalam sambutannya, tampak emosional: haru dan bangga. Ia jadi bagian perjalanan memajukan sekolah tersebut.
“Alhamdulillah, kita bisa bersama berkumpul, bersilaturahmi, menyaksikan anak-anak kita. Mereka bergembira, mereka bersukaria di hari jadi sekolahnya,” kata Siti Komariah, penuh bangga.
Di moment Dies Natalis juga SLBN Subang, meresmikan gedung kelas baru. Kelas ini akan menambah fasilitas belajar para siswa.
Kini, di SLBN Subang memiliki 211 siswa.
“Rencana ke depan, pertama lulusannya punya karakter, dia bisa bekerja, berkarya, untuk bangsa dan negara. Sesuai profil pelajar Panca Waluya,” lanjutnya.
Sementara itu, Janter Manurung, Pengawas SLB Kantor Cabang Dinas Pendidikan wilayah IV, mengatakan Pemprov Jawa Barat siap mendukung pemajuan SLBN Subang.
Menurutnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, memiliki visi dan keberpihakan pada pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus. “Siap (mendukung SLBN Subang) sesuai visi Pak Gubernur,” kata Janter.
Dukungan kurikulum, hingga pengawasan pelaksanaan pembelajaran, jadi fokus ke depan. “Program ke depan itu melaksanakan Gapura Panca Waluya. Nah, untuk kurikulum tahun ini kita menggunakan Pembelajaran Mendalam,” jelasnya.










