Demo Besar Pecah di 31 Provinsi Iran, 217 Orang Dilaporkan Tewas

Picture of Redaksi

Redaksi

Demo besar terjadi di 31 provinsi di Iran. Dipicu oleh krisis ekonomi yang berkepanjangan. Sebanyak 217 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut.

DEMO besar-besaran yang berlangsung di Iran semakin parah pada Kamis (8/1/2026). Pemerintah Iran dilaporkan merespons unjuk rasa dengan melepaskan tembakan.

Seorang dokter di Teheran kepada TIME, dikutip Sabtu (10/1/2026), mengungkapkan enam rumah sakit mencatat korban tewas mencapai 217 orang. Menurut dia, sebagian besar korban meninggal akibat peluru tajam.

Dokter tersebut mengatakan pihak berwenang telah memindahkan jenazah para korban dari rumah sakit pada Jumat (9/1/2026). Sebagian besar korban tewas adalah anak muda, termasuk beberapa orang yang tewas di dekat kantor polisi Teheran utara.

Saat itu, pasukan keamanan dilaporkan memberondong para demonstran dengan tembakan senapan mesin. Aktivis melaporkan setidaknya 30 orang tertembak dalam insiden tersebut.

umlah kematian tersebut, jika terkonfirmasi, sangat mengkhawatirkan. Pemerintah Iran bahkan baru-baru ini memutus koneksi internet dan telepon nasional sejak Kamis malam.

Demonstrasi yang kini berlangsung di 31 provinsi tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap perekonomian yang sedang merosot. Tuntutan meluas hingga mendesak penggulingan rezim yang telah memerintah negara berpenduduk sekitar 92 juta jiwa itu sejak 1979.

Di tengah situasi dalam negeri Iran yang makin chaos, Presiden Donald Trump melemparkan ancaman interensi bahwa Amerika akan turun tangan di Iran. Belum jelas apa yang dimaksud Trump. Para pengamat menilai, gerakan di Iran tak lepas dari operasi intelejen Amerika. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top