Berawal Konten Medsos, Belasan Remaja Diduga Hendak Tawuran di Pagaden Berhasil Digagalkan Polisi

Picture of Cecep M yusup

Cecep M yusup

img 20260308 wa0025

SUBANG, CLUETODAY.ID – Kecanggihan teknologi kini menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi memudahkan komunikasi, di sisi lain kerap disalahgunakan untuk aksi provokasi.

Beruntung, kesigapan jajaran Polsek Pagaden, Polres Subang, berhasil mengendus rencana tawuran remaja yang dipicu oleh unggahan di media sosial Instagram.

Berawal dari pemantauan aktivitas digital, petugas menemukan sebuah akun Instagram yang memamerkan koleksi senjata tajam (sajam) mulai dari celurit hingga klewang.

Unggahan tersebut bukan sekadar pamer, melainkan berisi ajakan provokatif untuk melakukan aksi tawuran selama bulan suci Ramadhan.

Merespons keresahan warga, Kepolisian dari Polsek Pagaden melakukan pelacakan. Tidak butuh waktu lama bagi petugas untuk mengidentifikasi pemilik akun dan lokasi penyimpanan senjata-senjata berbahaya tersebut.

 “Kami bergerak cepat dengan metode door to door. Hasilnya, sebanyak 6 bilah celurit dengan ukuran fantastis, antara 1 hingga 2 meter berhasil kami sita sebelum sempat digunakan untuk melukai orang lain,” ujar AKP Ikin saat memimpin Operasi KRYD, Sabtu (07/03/26) malam.

Para remaja yang diduga akan melakukan tawuran itu, dikumpulkan di rumah Kepala Dusun setempat untuk diberikan pembinaan mental dan hukum.

Pihak Kepolisian memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Selain itu, pihak desa memberikan sanksi sosial dan pengawasan lingkungan.

Kepolisian menghimbau Orang Tua untuk lebih ketat memantau jejak digital dan aktivitas luar rumah anak-anak mereka.

Para remaja tersebut akhirnya menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Tokoh masyarakat Pagaden, Samsudin, memberikan apresiasi tinggi atas langkah deteksi dini ini. Menurutnya, warga butuh keamanan agar nyaman dalam beribadah.

“Keberhasilan polisi mematahkan niat tawuran sebelum pecah di jalanan adalah kunci kenyamanan ibadah di bulan Ramadhan,” terangnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top