Subang, CLUETODAY.ID — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kawasan pengembangan Proyek Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, bersama Menteri Pekerjaan Umum, Direktur Utama PT Pindad, dan Direktur Utama PT Len Industri.
Kawasan tersebut dipersiapkan sebagai instalasi strategis nasional sekaligus pusat manufaktur terpadu untuk mendukung industri otomotif dalam negeri.
Proyek ini akan dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari pabrik baterai, pusat riset dan pengembangan, fasilitas pengujian kendaraan, jaringan logistik kereta api, hingga industri pendukung lainnya.
Menurut Sjafrie, pembangunan kawasan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian industri, penguasaan teknologi, membuka lapangan kerja, serta mendukung pelaksanaan ekonomi nasional sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.
Pada tahap awal, kawasan industri dibangun di atas lahan seluas 60 hektare dengan target kapasitas produksi mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun. Dalam jangka panjang, kawasan ini akan dikembangkan hingga 539 hektare dengan kapasitas produksi yang ditargetkan mencapai 300.000 unit kendaraan setiap tahun.
Selain membahas pengembangan industri, peninjauan juga mencakup pemanfaatan infrastruktur jalan tol untuk kepentingan pertahanan. Salah satu rencana yang dikaji adalah penggunaan ruas tol tertentu sebagai landasan sementara pesawat dalam situasi darurat, sebagai bagian dari sinergi pembangunan ekonomi, industri nasional, dan pertahanan untuk memperkuat kedaulatan Indonesia.







